Ini Aturan Baru dalam Penulisan Nama di Kartu Keluarga, Nama Muhammad atau Abdul Tak Boleh Disingkat

Sabtu, 14 Mei 2022 09:47
int
Ilustrasi

digtara.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengeluarkan aturan baru terkait pencatatan nama pada dokumen kependudukan. Penulisan Nama Kartu Keluarga

Setidaknya terdapat tiga larangan terkait pencatatan nama pada dokumen kependudukan dalam aturan baru tersebut.

Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 73 Tahun 2022. Permendagri 73/2022 itu ditetapkan Mendagri Tito Karnavian di Jakarta pada 11 April 2022.

Larangan untuk pencatatan nama pada dokumen kependudukan tersebut tertera pada Pasal 5 Ayat 3.

Baca: Cara Cetak Kartu Keluarga Online, Tak Perlu Antre di Disdukcapil

Tiga larangan yang dimaksud ialah nama tidak boleh disingkat, kecuali tidak diartikan lain.

Seperti halnya nama Muhammad yang tidak boleh disingkat menjadi Muh atau Abdul disingkat menjadi Abd.

Baca: Viral! Kartu Keluarga Model Baru, Bentuknya Mirip KTP atau SIM, Warganet Heboh

Kemudian, nama juga tidak boleh menggunakan dan tanda baca. Lalu, larangan yang ketiga adalah tidak boleh mencantumkan gelar pendidikan dan keagamaan pada akta pencatatan sipil.

“Seperti prof, haji, dan gelar lainnya,” kata Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh melansir suara.com, Sabtu (14/5/2022).

Laman: 1 2

Berita Terkait