Ini Alasan Kapolres Manggarai Barat Tindak Tegas Orator di Labuan Bajo

Selasa, 02 Agustus 2022 09:11
ist
Pelaku Wisata dan Warga Pulau Komodo Tolak Kenaikan Tarif Masuk

digtara.com – Kapolres Manggarai Barat, AKBP Felli Hermanto, SIK MSi yang dikonfirmasi, Senin (1/8/2022) terkait aksi kekerasan aparat terhadap aksi massa mengakui adanya tindakan tegas yang dilakukan oleh aparat saat penangkapan.

Aksi kekerasan dan tindakan tegas aparat dilakukan karena orator dan beberapa orang yang hendak ditangkap sempat melakukan perlawanan.

“Itu reaksi (dari aparat), karena yang bersangkutan melawan, (saat diamankan),” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa yang diamankan tersebut adalah orang-orang yang berorasi dan ada beberapa orang lainnya yang diduga sebagai penyusup yang ikut dalam aksi tersebut.

Baca: Gubernur NTT Bakal Tindak Tegas Pihak yang Intimidasi Wisatawan di Labuan Bajo

Kapolres Felli kembali menegaskan bahwa penangkapan tersebut berlangsung di Bandara Komodo, Labuan Bajo.

Ia beralasan aksi massa tersebut telah mengancam obyek vital nasional dan juga menghalangi kedatangan para tamu ke Labuan Bajo.

“Masalahnya sudah memasuki dan melawan menerobos pagar obyek vital nasional yang menghambat kedatangan tamu dan wisatawan manca negara,” kata Felli.

Baca: Gelar Aksi, Aktivis Formapp Labuan Bajo Ditangkap Polisi

Kapolres Felli juga mengklaim bahwa memiliki video saat penangkapan di bandara. Dan aksi tersebut tidak ada pemberitahuan sama sekali ke pihak kepolisian.

Ada aksi kekerasan

Sementara itu dari video yang beredar di grup whatsapp Travel Bussines Komodo yang terdiri dari elemen pelaku pariwisata dan asosiasi pariwisata di Labuan Bajo terdapat aksi kekerasan yang dilakukan aparat kepolisian bersenjata lengkap.

Aparat menendang dan memukuli massa yang melakukan aksi pungut sampah di Labuan Bajo sebagai buntut dari aksi mogok massal.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait