Hasil Riset 11 Tahun, Buah Cempedak Guling Asal Binjai Akhirnya Miliki Berat 23 Kilogram

Senin, 05 September 2022 16:28
ist
Hasil Riset 11 Tahun, Buah Cempedak Guling Asal Binjai Akhirnya Miliki Berat 23 Kilogram

digtara.com – Setelah 11 tahun melakukan riset dengan berbagai metode, akhirnya, produk tanaman unggulan nasional Cempedak Guling yang berasal dari Kebun Lada Binjai dapat mencapai bobot hingga 23 kilogram.

Mereka para penangkar benih tanaman Cempedak Guling yang berasal dari Jalan Madura, Lingkungan III, Kelurahan Kebun Lada, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai ini tentunya menyambut baik kabar gembira ini.

“Awalnya buah ini beratnya hanya sekitar 8 sampai 14 kilogram saja. Tapi sekarang ini kami temukan beratnya ternyata sudah bisa mencapai 23 kilogram lebih. Ini masih bisa besar lagi, tergantung bagaimana perawatannya,” kata M. Arifin, selaku Pembina Penangkar Benih Tanaman Kota Binjai, Senin (5/9/2022).

Baca: Tiga Warga Binjai yang Terjebak di Kamboja Akhirnya Tiba di Kampung Halaman

Penemuan hasil buah Cempedak Guling berbobot 23 Kilogram dengan panjang 25 centimeter dan lebar lingkaran 75 centimeter tersebut langsung dipamerkan kepada warga kampung dan akhirnya cempedak tersebut di belah untuk dilihat isi dalamnya dan disantap bersama-sama.

Arifin menjelaskan, buah Cempedak Guling ini adalah hasil riset pihaknya sejak 11 tahun yang lalu. Bahkan dari riset ini, buah ini akan terus ada tanpa menunggu musim buah.

“Biasanya, kalau cempedak yang lain itu berbuah musiman, ada tahunnya untuk berbuah, tapi kalau Cempedak Guling ini tidak ada musimnya, pohonnya akan berubah terus,” pungkasnya.

Bahkan, kata Arifin, isi Cempedak Guling juga berukuran besar, rasanya manis dan memiliki tekstur yang cukup besar. Berbeda dengan buah Cempedak lain yang memiliki ukuran kecil.

Hasil Riset 11 Tahun, Buah Cempedak Guling Asal Binjai Akhirnya Miliki Berat 23 Kilogram
Hasil Riset 11 Tahun, Buah Cempedak Guling Asal Binjai Akhirnya Miliki Berat 23 Kilogram

“Nah, kelebihan dari Cempedak Guling ini selain rasanya yang sangat manis juga tidak membuat perut kembung. Sehingga banyak orang jadi ketagihan dibuatnya,” cetusnya.

Kepada para penangkar benih tanaman, Arifin berharap supaya budi daya tanaman Cempedak Guling ini dapat lebih ditingkatkan. Sebab, Cempedak Guling ini berbeda dengan cempedak pada umumnya yang hanya bisa berbuah setiap musimnya dan lebih bernilai ekonomis.

Laman: 1 2

Berita Terkait