Harga Cabai Mahal, Petani Malah Cemas

Jumat, 12 Maret 2021 11:15
suara.com
Petani cabai di Desa Grabagan, Kecamatan Grabagan, Tuban saat sedang berjaga di ladang untuk mencegah pencuri.

digtara.com – Sejumlah petani di Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur meningkatkan penjagaan kebun cabainya. Mereka dihantui maling atau pencuri yang dikhawatirkan beraksi menjelang musim panen, dalam waktu dekat ini.

Dilansir dari suara.com –jaringan digtara.com, para petani berjaga dan berkeliling ladang cabai saban malam hari.

Kecemasan disatroni maling bukan tanpa sebab, lantaran harga cabai saat ini sedang mahal-mahalnya di pasaran.

Salah satu petani Cabai asal Desa Grabagan, Basino (45) menuturkan, penjagaan kebun cabai sebenarnya sudah rutin dilakukan menjelang panen.

“Ini sudah mulai waktunya panen sebentar lagi. Kita berjaga-jaga atau bahasa Jawanya kemit supaya tidak terjadi pencurian,” ujarnya, Jumat (12/3/2021)

Ia menjelaskan, kebun cabai miliknya pernah disantroni maling pada saat harga sedang mahal-mahalnya, menjelang panen beberapa tahun lalu.

Baca: Abaikan Stimulus, IHSG dan Rupiah Ditutup Anjlok, Harga Cabai di Medan Susah Turun

“Dulu pernah kemalingan. Yang nyuri itu ngambilnya langsung sekalian sama pohon-pohonnya dibabati (ditebang) semua,” kenangnya.

Musim tanam tahun lalu, lanjut dia, para petani cabai di wilayahnya banyak yang merugi lantaran harga cabai anjlok, murah di pasaran.

Laman: 1 2

Berita Terkait