Hajab! Pemko Sidimpuan Bangun Dek di Atas Batu Mamak Bantaran Sungai Rp 2,3 Miliar

Rabu, 23 November 2022 17:19
digtara.com/amir hamzah
Aktivis Pemerhati Korupsi Kota Padangsidimpuan, Ucok Siregar saat memperlihatkan proyek pembangunan dek di Sungai Batang Ayumi.

digtara.com – Pemerintah Kota Pangsidimpuan melalui Dinas Perumahan Dan Pemukiman (Perkim) membangun Dek Sungai Batang Ayumi Kelurahan Kantin di atas batu mamak dan di sempadan sungai. Proyek senilai Rp. 2,3 miliar ini pun diduga sarat dengan kejanggalan.  Pemko Sidimpuan Bangun Dek 

Bangunan Dek tersebut dalam tahap pengerjaan TA. 2022 dengan pagu Rp. 2.377.786.797,- dengan nama paket lanjutan Pembangunan Dek Kelurahan Kantin, Kecamatan Padangsidimpuan Utara.

Pantauan wartawan, tak tampak plank merk proyek serta sebagian dek bangunan sudah roboh di sungai Batang Ayumi tersebut.

Baca: Merugi Digusur, Ratusan Pedagang Kecil di Sidimpuan Datangi Kantor Walikota

Selain itu keanehan juga pada pondasi berada di sungai melewati sempadan/bantaran sungai yang jelas-jelas melanggar peraturan pemerintah No.38/2011 tentang sungai.

Akibat hal tersebut dikhawatirkan akan mengikis tanah pada bagian sungai yang sebelahnya lagi, serta dapat menyebabkan rumah warga roboh jika terjadi longsor karena pengikisan sedimen tanah/tebing akibat penyempitan dan berpindahnya aliran sungai. Di mana dek tampak memakan badan sungai.

Baca: Jasad Korban Hanyut di Sidimpuan Ditemukan Pemancing Mengapung di Bendungan

Salah seorang Aktivis Pemerhati Korupsi Kota Padangsidimpuan, Ucok Siregar meminta Pemko Sidimpuan segera menghentikan proyek tersebut. Karena dek seharusnya tidak mempersempit sungai dan pondasi harusnya tidak melebihi ke dalam sungai.

“Itu terlalu beresiko. Selain itu pondasinya dari amatan kami berada di atas batu di sempadan sungai. Lihat saja pondasi sudah roboh dan adanya penyempitan DAS,” kata Ucok Siregar.

Laman: 1 2

Berita Terkait