Gubernur NTT Akui Besaran Tarif Masuk TNK dan Pulau Padar 3,7 Juta Kurang Sosialisasi

Selasa, 02 Agustus 2022 09:57
ist
Gubernur NTT Akui Besaran Tarif Masuk TNK dan Pulau Padar 3,7 Juta Kurang Sosialisasi

digtara.com – Tarif masuk Taman Nasional Komodo (TNK) dan Pulau Padar sebesar Rp 3,7 juta resmi diberlakukan pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai Senin (1/8/2022). Gubernur terkait Tarif Masuk TNK

Walaupun masih mendapatkan penolakan dari para pelaku pariwisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat namun Pemprov NTT tetap memberlakukan tarif ini.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat langsung menggelar rapat bersama Forkopimda.

Usai menggelar rapat, gubernur mengakui, bahwa pemerintah kurang melakukan sosialisasi kepada masyarakat, pelaku usaha maupun wisatawan tentang kenaikan tarif masuk ke dua kawasan konservasi tersebut.

Baca: Gubernur NTT Bakal Tindak Tegas Pihak yang Intimidasi Wisatawan di Labuan Bajo

Menurutnya, tarif masuk ke TN Komodo dan Pulau Padar sebesar Rp 3,7 juta mulai diberlakukan sambil melakukan evaluasi terus menerus untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan yang timbul.

“Kita pokoknya berpikir positif saja, yang pasti kurang sosialisasi baik melalui media sosial, nanti kita juga pasang spanduk-spanduk, reklame dan segala macam untuk menjelaskan kepada para pihak, yang pasti kekurangan itu ada pada pemerintah,” katanya.

Viktor mengatakan, hasil rapat bersama Forkopimda hari ini bersepakat untuk mensosialisasikan kenaikan tarif masuk TN Komodo dan Pulau Padar secara serius. Bahwa keduanya menjadi daerah terbatas demi konservasi alam.

Kepada masyarakat umum maupun wisatawan lokal jika ingin melihat Komodo secara bebas dan murah, gubernur menyarankan ke Pulau Rinca. Karena di dalam kawasan Pulau Rinca, terdapat 1.300 ekor reptil Komodo.

Laman: 1 2

Berita Terkait