Ganti Rugi Lahan Belum Dibayar, Warga Tutup Akses Jalan ke Proyek Bendungan Manikin

Rabu, 10 Maret 2021 08:00
digtara.com/immanuel lodja
Warga Desa Baumata Timur, Kabupaten Kupang menutup akses masuk ke proyek pembangunan Bendungan Manikin

digtara.com – Pembangunan bendungan Manikin di Desa Baumata Timur, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, NTT kini menuai polemik.

Warga di wilayah itu menutup akses masuk ke lokasi proyek, sejak Selasa (9/3/2021).

Warga kecewa lantaran uang ganti rugi lahan untuk pembangunan proyek nasional itu hingga kini belum terealisasi.

Kepala Desa Baumata Timur, Melki Sedek mengatakan penutupan jalan itu atas inisiatif masyarakat. Pasalnya, sejauh ini proses pendekatan instansi terkait dengan masyarakat tidak berjalan dengan baik.

Selama ini, masyarakat sangat membutuhkan penjelasan dari PPK pengadaan tanah.

Namun, hingga kini tidak ada informasi soal waktu ganti rugi lahan dari pihak yang bertanggungjawab.

Baca: Lompat dari Jembatan saat Mandi di Sungai, Bocah Dimangsa Buaya

“Koordinasi dari pihak PPK harus terus berjalan, sehingga hak masyarakat bisa terealisasikan. Itu yang diharapkan masyarakat,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (10/3/2021).

Juru bicara masyarakat Desa Baumata Timur, Daniel Baitanu mengatakan masyarakat sangat mendukung program nasional yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait