Dukun ‘Jual’ Uang Palsu Ditangkap, Rp 3 Juta Ditukar dengan 10 Juta

Rabu, 18 Agustus 2021 06:54
suara.com
Kapolres Bogor, AKBP Harun saat konferensi pers pengungkapan kasus uang palsu di Mapolres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

digtara.com – SD alias Mbah Jamrong ditangkap polisi dengan dugaan mengedarkan uang palsu (upal). Dari tangan pria yang berprofesi sebagai dukun itu disita barang bukti uang palsu Rp 1,5 miliar pecahan Rp 100 ribu.

“Ini kerja sama antara masyarakat dengan Polsek Cileungsi sehingga berhasil mengungkap pelaku peredaran uang palsu di masa pandemi, saat ekonomi masyarakat sedang sulit seperti saat ini,” ungkap Kapolres Bogor, AKBP Harun, Selasa (17/8/2021) dikutip dari suara.com –jaringan digtara.com.

Pengungkapan kasus ini berkat informasi dari masyarakat bahwa ada beberapa orang berbelanja di warung mereka menggunakan uang palsu untuk membeli rokok.

Mereka adalah AG, AR, EH dan DR. Keempatnya, mendapatkan uang palsu dari SD seorang dukun atau biasa dipanggil Mbah Jamrong. Mereka menukarkan uang asli Rp 3 juta dengan uang palsu Rp 10 juta.

Baca: Beli Rokok Gunakan Uang Palsu, Pria di Sumut Nyaris Jadi Sasaran Amukan Massa

Harun menyebutkan bahwa awalnya polisi menangkap dua pelaku yang membelanjakan uang palsu di 11 warung di Desa Mampir, Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Berdasarkan pengakuan pelaku, keduanya mendapatkan uang dari SD alias Mbah Jamrong.

“Mbah Jamrong ini, kemudian minta kepada yang telah menggandakan uang kepadanya, agar segera dibelanjakan uang tersebut. Mbah Jamrong sendiri sudah dua tahun menjalankan profesi ini,” kata Harun.

Baca: Ungkap Peredaran Uang Palsu dan Narkoba, Polisi dan Security Diberi Penghargaan

Menurut dia, Mbah Jamrong mendapatkan uang palsu dari AD di Purwokerto, Jawa Tengah. Sementara ini, AD masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Kemudian, produsen uang palsu ini, masih belum diketahui.

Laman: 1 2

Berita Terkait