Dua Jenazah Nelayan Asal TTU yang Ditemukan di Sumba Timur Diterbangkan ke Kupang

Selasa, 06 September 2022 09:37
ist
Dua Jenazah Nelayan Asal TTU yang Ditemukan di Sumba Timur Diterbangkan ke Kupang

digtara.com – Dua nelayan asal Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT meninggal dunia pasca terdampar selama hampir sepekan.

Kedua korban yang ditemukan di perairan Desa Benda, Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur, NTT hilang di antara perairan Naikliu dan Oepoli, Kabupaten Kupang sejak Senin (29/8/2022) lalu.

Dalam kapal nahas ini terdapat enam orang di dalam kapal.

Baca: Kapolres Kupang Dapat Tugas Tambahan dari Bupati Tuntaskan Masalah Penerimaan Pajak

Nakhoda kapal Fransiskus Banso melompat ke laut untuk mencari bantuan dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Sementara korban lainnya yakni Philipus Tumbas (57), Nando Sakunab (20), Regi Eko (29), Beny Bana (37), Oni Kase (27) dan Andi (54).

Dua orang nelayan yang meninggal dunia masing-masing Regi Eko dan Nando Sakunab.

Pihak Polres Sumba Timur kemudian berkoordinasi dengan Jimmy Salu selaku penanggungjawab pemberangkatan dua jenazah dan 3 korban selamat.

Jenazah Regi Eko dan Nando Sakunab dan tiga nelayan yang selamat diberangkatkan Selasa (6/9/2022) dari Bandara Umbu Mehang Kunda, Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, NTT menuju ke Bandara El Tari, Penfui, Kupang, NTT menggunakan pesawat Wings Air IW-1922.

Wakil Bupati Sumba Timur, David Melo Wadu berkoordinasi dengan wakil bupati TTU terkait pemulangan korban terdampar kapal nelayan TTU.

Laman: 1 2

Berita Terkait