Divonis Dokter Sisa Hidup Tinggal 3 Hari, ODHA di Kupang Justru Dirikan LSM Perjuangan

Rabu, 13 Oktober 2021 05:43
Divonis Dokter Sisa Hidup Tinggal 3 Hari, ODHA di Kupang Justru Dirikan LSM Perjuangan

digtara.com – Nasib seseorang tidak ada yang bisa menentukan. Hidup dan mati bagi manusia adalah rencana Tuhan. ODHA di Kupang Justru Dirikan LSM Perjuangan

Welhelmus Eduardus Nahak alias Emu (48) merupakan salah satu Orang Dengan HIV/Aids (ODHA) yang masih bertahan hidup hingga saat ini.

Awalnya pada tahun 2010 lalu, saat menderita HIV dan dirawat dua pekan di rumah sakit, Emu divonis dokter hanya bisa bertahan hidup 3 hari.

Baca: Cekcok di Tempat Pesta, Pria di Kupang Malah Dikeroyok Penyelenggara dan Sejumlah Pemuda

Dua pekan ia berjuang melawan virus tersebut. Dukungan dari istri dan anak sulungnya menjadikan ayah tiga anak ini bisa melewati masa kritis dan bisa bertahan hidup hingga saat ini walaupun harus mengkonsumsi obat seumur hidup.

Pengalaman menjadi ODHA menjadikannya motivasi untuk menjadi konselor dan motivator bagi para ODHA yang lain.

Ditemui di kediamannya di RT 07/RW 03, Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Emu yang saat ini aktif sebagai Relawan penanggulangan bencana alam (Tagana) NTT ini mengaku kalau kehidupan bebas yang dijalani menjadikannya menderita HIV/Aids.

Baca: Kasus HIV/AIDS Meningkat di Sumut, Gubernur Tekankan Upaya Pencegahan

Saat menikah pada tahun 1996 lalu, ia masih sehat walafiat hingga memiliki tiga orang anak.

Namun karena kehidupan yang kurang terkontrol maka ia pun terkena virus HIV. Saat masuk rumah sakit, bukan saja menderita HIV namun ada pula penyakit lain yakni TB Paru.

Ia pun nyaris lumpuh dan tak berdaya dengan sakit yang diderita saat itu.

Laman: 1 2 3 4 5

Berita Terkait