Dituduh Menggelapkan Uang Panjar Pembelian Tanah, Seorang Wanita di Medan Datangi Propam Poldasu

Senin, 08 November 2021 21:09
ist
Sundari (tengah) beserta kuasa hukumnya saat berada di Polda Sumut.

digtara.com – Sundari warga Jalan Yos Sudarso Kecamatan Medan Deli, datang ke Propam Polda Sumut untuk melaporkan penyidik Polres Belawan atas ketidakprofesional dalam melaksanakan tugas, Senin (8/11/2021). Dituduh Menggelapkan Uang Panjar

Sundari datang bersama kuasa hukumnya Tuseno dan Muhammad Suzali ke Propam Polda untuk melaporkan penyidik pembantu Satreskrim Polres Belawan Bripka DPS.

Tuseno kuasa hukum Sundari mengatakan, kedatangan mereka ke Propam Polda Sumut untuk mengadukan dugaan ketidak propesional penyidik polres labuhan belawan.

Baca: Mengenal Iptu Nanin Aprilia, Moderator dalam IAWP ke-58 di Labuanbajo dari Polda Sumut

“Klien saya ditetapkan sebagai tersangka pasal penggelapan, penggelapan uang Primkoppol Polres Pelabuhan Belawan,” ucapnya kepada wartawan.

Tuseno menambahkan uang yang diterima kliennya berdasarkan akta pembatalan sudah dikembalilan.

“Namun kenapa dikatakan klien saya belum dikembalikan padahal sudah,” ucapnya lagi.

Baca: Polda Sumut Merotasi dan Mengangkat 9 Pejabat Baru, Ini Daftarnya

Atas dasar tersebut mereka membuat laporan ke Propam Polda Sumut Nomor: STPL/108/XI/2021/Propam lantaran penetapan tersangka terhadap kliennya itu dianggap tindakan yang keliru.

Selain itu, dalam menangani kasus tersebut penyidik dianggap tidak profesional lantaran mengabaikan alat bukti.

Menurut Suseno, seharusnya polisi menetapkan tersangka terhadap mantan pengurus Primer Koperasi Polri Pelabuhan Belawan sebelumnya, yakni Suhun Simanjuntak dan kawan-kawan.

Laman: 1 2 3 4

Berita Terkait