Ditlantas Polda Sumut Siap Operasikan ETLE Statis dan ETLE Mobile di Kota Medan

Senin, 27 Juni 2022 13:08
digtara.com/rezky herdana
Ditlantas Polda Sumut Siap Operasikan ETLE Statis dan ETLE Mobile di Kota Medan

digtara.com – Ditlantas Polda Sumatera siap operasikan sistem tilang ETLS Statis dan ETLE Mobile yang akan di berlakukan di kota Medan.

Hal itu disampaikan Dirlantas Polda Sumatera Utara, Kombes Indra Darmawan Iriyanto saat berada di gedung Ditlantas Polda Sumut, Senin (27/06/2022).

Indra mengatakan, pihaknya siap bekerja sama dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah kota Medan kaitannya dengan peningkatan PAD atau pendapatan asli daerah serta penegakan hukum di bidang lalu lintas.

Dengan diberlakukannya penegakan hukum sistem ETLE atau electronic traffic law enforcement nasional di kota Medan ini diharapkan tingkat kepatuhan dan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor (ranmor) dan kesadaran tertib berlalu lintas akan tinggi.

Baca: Merasa Pernah Melanggar Lalu Lintas? Cek Disini, Data Tilang Elektronik/ETLE

“Kami siap memberlakukan dan mengoperasionalkan ETLE Statis dan ETLE Mobile di kota Medan serta menyambut baik dan mengapresiasi inisiasi Walikota Medan, Bobby Nasution yang siap bekerja sama dan berkolaborasi dengan Ditlantas Polda Sumut untuk mengoptimalkan potensi penerimaan pendapatan daerah dengan memanfaatkan teknologi digital”, ucapnya kepada wartawan.

Perlu diketahui, untuk mewujudkan tertib pajak dan tertib berlalu lintas di kota Medan, Bobby Nasution siap mendukung dan membantu terlaksananya penerapan tilang elektronik atau ETLE Nasional di wilayahnya.

Tahap awal partisipasi yang diberikan adalah membantu 10 kamera ETLE untuk dioperasikan di titik-titik rawan kecelakaan lalu lintas dan rawan kejahatan.

Selain itu, sistem ETLE ini juga akan digunakan dan dimanfaatkan untuk menertibkan parkir liar dengan mengelaborasi dan memadukan ETLE – E-Parking.

Menurut Indra, ide Walikota Medan ini perlu didukung penuh karena penertiban parkir liar akan berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan daerah dan terjaganya keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran berlalu lintas atau kamseltibcarlantas.

Lebih lanjut Indra mengungkapkan, bahwa dampak parkir liar yang dilakukan di badan jalan akan menimbulkan terjadinya penyempitan ruang jalan lalu lintas, berdampak pada pengurangan kecepatan laju kendaraan dan mengakibatkan kemacetan, sehingga akan merugikan banyak pengguna jalan.

Laman: 1 2

Berita Terkait