Disidang karena Tak Mau Tutup Toko, Rakesh: Saya Kesal karena Polisi Datang Berbondong-Bondong

Kamis, 15 Juli 2021 17:15
ist
Disidang karena Tak Mau Tutup Toko, Rakesh: Saya Kesal karena Polisi Datang Berbondong-Bondong

digtara.com – Usai menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring), pedagang kopi, Rakesh, akhirnya mencurahkan kekesalannya terhadap pemerintah. Disidang karena Tak Mau Tutup

Saat dijumpai di Gedung PKK Kota Medan, Rakesh menyatakan sikap kecewanya terhadap pemerintah Kota Medan.

“Kami jual Kopi bukan jual Ganja atau narkoba barulah polisi datang berbondong-bondong ke tempat kami,” terangnya.

Lebih lanjut Rakesh menyatakan yang membuatnya kesal lantaran berbagai pihak petugas mendatangi tokonya secara berbondong-bondong.

Baca: Viral Karena Enggan Tutup Tokonya, Pria Anak Lima di Medan Ini Disidang

“Mereka mencegah kerumunan tapi datangn berbondong-bondong. Mereka datang ke toko saya dua truk mobil seharusnya mereka yang dicegah karena menimbulkan kerumunan,” kesalnya.

Saat hendak ditenangkan oleh orang-orang sekitar tempat persidangan pun Rakesh menolak demi menghindari virus Covid-19.

Baca: Ini Nama Anggota DPRD Langkat yang Viral Asyik Nyabu, Sudah Menyerahkan Diri dan Direhabilitasi

“Jangan pegang, jangan dekat jangan sentuh covid,” tuturnya.

Ia juga menyatakan kepada siapapun untuk tidak takut akan kedatangan polisi atau pihak lainnya.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait