Dipimpin Kapolsek Maulafa, Pelaku Penikaman di Kota Kupang Dibekuk di Kabupaten TTS

Sabtu, 01 Oktober 2022 20:29
ist
Dipimpin Kapolsek Maulafa, Pelaku Penikaman di Kota Kupang Dibekuk di Kabupaten TTS

digtara.com – Upaya dan kerja keras aparat kepolisian Polsek Maulafa menangkap pelaku penikaman hingga korban tewas membuahkan hasil.

Sabtu (1/10/2022), Kapolsek Maulafa, Kompol Anthonius Mengga memimpin langsung anggota Buser Polsek Maulafa menangkap pelaku di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT.

Kapolsek dan anggota Polsek Maulafa berangkat pada Sabtu siang dan baru tiba pada sore hari di Kecamatan Santian, Kabupaten TTS.

Penangkapan dilakukan di Desa Poli, Kecamatan Santian, Kabupaten TTS.

Baca: Sempat Dioperasi, Korban Penikaman di Kupang Meninggal Dunia

Di Kecamatan Santian, Kabupaten TTS, Kapolsek dan anggota Polsek Maulafa dibantu Kaposspol kecamatan Santian, Bripka Sefnat Sae dan kepala Desa Poli, Lamech Afi.

“Kita lakukan penangkapan terhadap tersangka Yohanis Selan alias Hansel yang merupakan pelaku penikaman terhadap korban Juna Nalle pada tanggal 27 September yang menyebabkan korban meninggal dunia pada tanggal 29 September 2022,” tandas Kapolsek Maulafa saat dikonfirmasi Sabtu (1/10/2022) petang.

Selanjutnya tersangka dibawa ke Polsek Maulafa untuk diproses penyidikan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Hansel pun pasrah dan tidak melakukan perlawanan saat ditangkap dan dibawa Kapolsek dan anggota Polsek Maulafa.

Ia juga mengakui semua perbuatannya menikam korban dan kabur pasca kejadian ini.

Jufernes Desimson Nalle alias Juna, korban penikaman rekannya meninggal dunia setelah sempat dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang pada Kamis (29/9/2022) pagi dan menjalani operasi.

“Pukul 06.00 wita tiba di RSB dan pukul 07.00 wita dioperasi. Selesai operasi pukul 08.00 wita,” tandas Kapolsek Maulafa.

Korban Juna mengalami luka serius karena ditikam rekannya, Hanis Selan alias Hansen.

Laman: 1 2

Berita Terkait