Data Covid-19 di 4 Kabupaten/Kota di Sumut Kacau, 6 Meninggal Dilaporkan 76

Jumat, 10 September 2021 14:48
mag-04
Gubsu melantik Kadis Kesehatan Sumut

digtara.com – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengungkap data Covid-19 di 4 Kabupaten/kota yang ada di Sumut kacau. Kekacauan data ini membuat penanganan Covid-19 juga menjadi kacau.

“Kita 4 kab/kota yang kacau ini. Medan, Sibolga, Madina dengan Siantar kacau ini,” ungkap Edy usai melantik Kepala Dinas Kesehatan Sumut di Gedung Tengku Rizal Nurdin Medan, Jumat (10/9/2021).

Dikatakan Edy, daerah lain tidak sekacau apa yang diterapkan oleh 4 kabupaten tersebut dalam pendataan korban Covid-19.

Ia mencontohkan kasus seperti yang ada Mandailing Natal. Di sana ada kekeliruan data.

“Ini ada contoh ini bupati madina. Mertua dengan adek istrinya dinyatakan meninggal, dibilang masih hidup ini pak. Ini siapa yang membuat ini meninggal. Begitu sampek ke sana (satgas pusat) disebut 76 meninggal dalam 1 minggu. Padahal hanya 6 yang meninggal dalam satu minggu, makanya dia masuk dalam level 4,” ungkapnya.

Untuk itu, ia meminta agar jangan adalagi gagal teknologi dalam pendataan Covid-19 karena dapat berakibat fatal. Sebab pendataan sudah dibuat melalui teknologi yang canggih.

“Inilah digital ini bagus, real count dia real. Tapi kalau yang mengawaki di bawah ini masih gaptek ini akhirnya kacau,” katanya

Ia menambahkan, kondisi saat ini di Sumatera Utara sudah mulai baik. Tinggal lagi kondisi area yang kurang memungkinkan soal jaringan.

“Kita sudah bagus kondisinya, kenapa sampek 400 sekarang ini, kalau saya teliti double-double. Kembali lagi kita gaptek tidak terlalu jago atau daerah-daerah kita itu sinyalnya timbul tenggelam,” tuturnya. (mag-04)

data covid-19 kacau

Berita Terkait