Dampak Erupsi Gunung Sinabung, 258 Hektare Komiditi Pertanian Rusak

  • Whatsapp
Erupsi Gunung Sinabung, Petani Merugi Rp41 Miliar
Lahan pertanian warga diselimuti abu vulkanik dari erupsi Gunung Api Sinabung. (internet)

digtara.com – Dampak dari erupsi Gunung Sinabung, seluas 258 hektare lahan komoditi tanaman kentang di tiga kecamatan Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara rusak. Dampak Erupsi Gunung Sinabung, 258 Hektare Komiditi Pertanian Rusak

“Ketiga kecamatan itu, yakni Kecamatan Naman Teran, Kecamatan Brastagi, Kecamatan Dolat Rakyat, dan Kecamatan Merdeka yang terpapar debu erupsi Gunung Sinabung,” kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo Natanail Perangin-angin seperti dilansir Antara, Selasa (11/8/2020).

Ia menyebutkan tanaman kentang yang gagal panen di Kecamatan Naman Teran seluas 191 hektare, Kecamatan Berastagi seluas 19 hektare, Kecamatan Dolat Rakyat seluas 3 hektare, dan Kecamatan Merdeka seluas 45 hektare.

Muat Lebih

Kerusakan kentang di Kabupaten Karo itu, akibat debu vulkanik yang menutupi tanaman komoditi tersebut sehingga menjadi layu dan tidak berkembang seperti yang diharapkan.

“Jadi, seluruh petani kentang di tiga kecamatan tersebut mengalami kerugian yang cukup besar akibat erupsi Sinabung tersebut,” katanya.

Natanail menjelaskan kerusakan areal lahan pertanian di Kecamatan Naman Teran, yakni tanaman kentang seluas 191 hektare, kubis seluas 141 hektare, kol bunga seluas 111 hektare, dan petai seluas 137 hektare.

“Kemudian tanaman komoditi cabe besar seluas 192 hektare, tomat seluas 99 hektare, buncis seluas 25 hektare, dan cabe rawit seluas 9 hektare,” ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

2 Komentar