Damkar Asahan Sosialisasi Kesiapan Layani Masyarakat Melalui Medsos

Sabtu, 16 Januari 2021 17:15
Brosur himbauan Pemadam Kebakaran Sat Pol PP Kabupaten Asahan.

digtara.com – Di awal tahun 2021 menjadi momentum bagi para personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Asahan untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang membutuhkan.

Untuk itu, jelas Kasat Pol PP Kabupaten Asahan Sofyan Manulang, pihaknya terus berupaya mensosialisasikan keberadaan mereka ke masyarakat.

“Langkah awal yang kita lakukan dengan menyebarkan himbauan melalui media sosial, media online dan radio,” ujar Sofyan, Sabtu (16/1/2021).

Seperti diketahui himbauan yang dilakukan Kasat Pol PP berupa penyebaran no kontak hanggar kisaran, pos jaga Pulau Rakyat, pos jaga Bagan Asahan dan beberapa nomor staf di pemadam kebakaran sat pol PP Asahan.

“Untuk Masyarakat Asahan silahkan di simpan nomor yang kita bagikan dan tolong jangan dibuat mainan,” tegas Sofyan.

Sofyan juga mengatakan kinerja Damkar Satpol PP Asahan selama ini telah baik dan merespon cepat semua laporan warga yang membutuhkan penanganan kebakaran dan sebagainya. Kendati demikian, ke depan Sofyan ingin terus ada peningkatan kinerja para anggota Damkar Satpol PP dengan didukung sarana dan prasarana yang lebih memadai.

“Sesuaikan Permendagri Nomor 114 Tahun 2018 idealnya satu mobil damkar diisi 6 orang dan sudah kita penuhi, sedangkan jumlah Damkar yang ada 7 unit terdiri dari 6 unit dengan kapasitas 4000 liter dan 1 unit berkapasitas 6000 liter,” ujar Sofyan.

Kasi Penyuluhan dan Pencegahan Damkar Asahan James Bond Samosir mengungkapkan timnya siap melayani masyarakat yang membutuhkan. Namun masyarakat dihimbau untuk tidak main-main.

“Kami bekerja 24 jam, begitu ada masyarakat yang menghubungi, kami langsung bergerak meski kadang kala ada juga masyarakat yang iseng dan kami dikibuli, karena kami bekerja sesuai motto Yudha Brama Jaya, Pantang Pulang Sebelum Padam,” ujar James Bond.

James juga menambahkan selain kebakaran, mereka juga menangani sarang tawon, Karhutla (kebakaran hutan dan lahan) dan juga bencana alam kalau dibutuhkan dari BPBD.

Berita Terkait