Cegah Covid-19, FKUB: Tak Mudik Bukan Berarti Tak Sayang dengan Keluarga

Jumat, 17 April 2020 14:10
istimewa
Ketua MUI Sumut, Maratua Simanjuntak.

digtara.com – Dalam mendukung anjuran Pemerintah untuk tetap di rumah saja ikut mencegah penyebaran corona virus disease (covid-19), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumatera Utara (Sumut) mengajak masyarakat untuk tidak mudik menjelang dan saat lebaran idul fitri. Cegah Covid-19, FKUB

Ketua FKUB Sumut, MaratuaSimanjuntak mengatakan jika berada di salah satu daerah yang terkena wabah penyakit, dianjurkan untuk tidak keluar rumah atau berpergian mendatangi lokasi yang terkena wabah itu.

“Kalau dari sisi agamaIslam. Petunjuk nabi itu kan kalau adapenyakit wabah seperti sekarang ini dan kita kena wabahnya dianjurkan jangankeluar. Kalau mau mendatangi wilayah itu, jangan masuk. Berdasarkan itu lah, kita umpamanya datang dari Jakarta mau ke keluar Jakarta. Dan ini kan termasuk sudah banyak zona merah. Jadi sebaiknya menjaga jangan sampai wabah virus korona yang ada di Medan ini ke luar maupun masuk ke Medan. Karena khawatir membuat keluarga kita sendiriterkena. Demikian juga sebaliknya,” jelasnya, Jumat (17/04/2020).

Imbau Umat Islam untuk Tidak Mudik

Maka dari itu, lanjut Maratua, anjuran pemerintah supaya tidak mudik itu merupakan anjuran yang tepat.

“Anjuran Pemerintah supaya tidak mudik untuk saat ini, saya kira itu anjuran yang tepat untuk menjaga dan memutus rantai penyebaran covid-19,” tegasnya.

Dia juga menghimbau dan menyarankan kebiasaan mudik yang dilakukan masyarakat agar diganti dengan komunikasi menggunakan ponsel seluler yang memiliki banyak aplikasi.

Baca Juga: Bantuan Beras Untuk Warga dari Pemko Medan Tertunda Karena Kurang Karung Beras

“Artinya, tidak mudikitu bukan berarti kita tidak sayang kepada keluarga, bukan kita tidak mau bersilaturahmi tapi silaturahmi itu bisa dilakukan melalui video call atau telephone atau media sosial lainnya. Dan silaturahmi itu juga bisa dilakukan jika ada keluarga kita di kampung. Kita bisa bersilaturhami melalui bank, mengirim bantuan paket kepada orang tua kalau orang tua kita di kampung. Daripada kita pulang tetapi bisa membawa kekhawatiran. Karena sekarang warga di kampung juga was-was kalau datang pendatang dari luar kota,” ujarnya.

Maratua meminta kepada masyarakat Sumatera Utara, khususnya Kota Medan untuk tidak melakukan mudik.

“Kita sabar dulu, kita berdoa, mudah-mudahan semoga wabah virus korona ini cepat berlalu dan bagi seluruh umat beragama saya anjurkan agar tidak mudik. Sabar dulu dan menahan diri untuk mengurangi berjamaah dan beribadah ke rumah ibadah maupun mudik,” tukasnya.

[ya]

 

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TV.

Cegah Covid-19, FKUB: Tak Mudik Bukan Berarti Tak Sayang dengan Keluarga

Berita Terkait