Buntut Mogok Massal Tolak Tarif ke TNK dan Pulau Padar, Ketua Formapp Manggarai Barat Jadi Tersangka

Rabu, 03 Agustus 2022 10:18
ist
Pelaku Wisata dan Warga Pulau Komodo Tolak Kenaikan Tarif Masuk

digtara.com – Penyidik Polres Manggarai Barat menetapkan RT, Ketua Forum Masyarakat Peduli Pariwisata (FORMAPP) Manggarai Barat sebagai tersangka.

Ia sebelumnya ditangkap polisi saat ikut dalam aksi mogok massal penolakan biaya masuk taman nasional komodo (TNK) Pulau Komodo dan Pulau Padar sebesar Rp. 3,75 juta bersama pelaku pariwisata dan asosiasi pariwisata Labuan Bajo yang berlangsung Senin (1/8/2022).

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Felli Hermanto, SIK MSi, Selasa (2/8/2022) menjelaskan satu orang tersangka tersebut adalah RT.

“Tersangka satu orang, inisialnya RT,” kata AKBP Felli Hermanto.

Baca: Ini Alasan Kapolres Manggarai Barat Tindak Tegas Orator di Labuan Bajo

Dia menjelaskan dari tiga orang yang ditangkap polisi saat aksi mogok massal Senin (1/8) siang di Labuan Bajo telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dia menyebutkan tersangka RT dijerat dengan pasal 14 Undang-undang nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan hukum pidana dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Baca: Gelar Aksi, Aktivis Formapp Labuan Bajo Ditangkap Polisi

“Selain itu pasal 336 ayat (1) dan ayat (2) KUHP tentang kejahatan yang menimbulkan bahaya umum bagi keamanan orang atau barang dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” tandas mantan Kapolres Rote Ndao ini.

Untuk menjerat RT sebagai tersangka polisi telah menyita barang bukti hasil percakapan dan juga video baik yang ada dalam pesan singkat (chatting) maupun video yang ada di media sosial yang intinya melakukan provokasi dan mengancam akan melakukan pembakaran.

Laman: 1 2

Berita Terkait