Bukan Baku Tembak, Kuasa Hukum Sebut Brigadir J Tewas karena Dianiaya, Ini Buktinya

Senin, 18 Juli 2022 13:43
ist
Adik Brigadir Joshua-Bripda LL Hutabarat-mendampingi kedatangan jenazah kakaknya.

digtara.com – Kuasa Hukum keluarga menyebut Brigadir J atau Brigadir Nopryansyah Yosua Hutabarat meninggal bukan karena baku tembak melainkan tewas karena dianiaya.

Kuasa Hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, bahkan menyebut baku tembak ajudan Ferdy Sambo itu hanya narasi yang dibuat kepolisian.

Bukan tanpa alasan, Kamaruddin menyampaikan hal itu berdasarkan bukti dan hasil foto yang diterimanya.

Baca: Ibu Brigadir J Ungkap Hubungan Anaknya dengan Istri Ferdy Sambo, Sering Kasi Uang Rp 10 Juta

“Kalau baku tembak itu dua arah, saling tembak. Tetapi mereka menyebut baku tembak. Tak ada buktinya,” kata Kamaruddin melansir gelora.co, Senin (18/7/2022).

Atas bukti ini, Kamaruddin menyebut bahwa baku tembak itu hanya sekedar narasi yang dibuat-buat.

Baca: Temui Keluarga Brigadir J, Komnas HAM Dapat Banyak Foto dan Video Kondisi Jasad Brigadir J, HP Diretas

“Cuma narasi-narasi yang dibangun. Sedangkan baku tembak itu enggak mungkin saling membelakangi,” tambahnya.

Di bagian belakang tubuh Brigadir J, kata Kamaruddin, ada luka bekas sayatan senjata tajam.

Namun dia tak bisa menyimpulkan senjata tajam jenis apa yang dipakai untuk membuat luka tersebut.

“Itu badik atau sangkur kami gak tahu. Selebar satu jengkal sabetan benda tajam,” kata Kamaruddin.

Luka yang sama juga terdapat di bawah mata Brigadir J.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait