Bubarkan Demo Pegawai RS Permata Bunda: Awas, Panitia Bisa Jadi Tersangka!

  • Whatsapp
Bubarkan Demo Pegawai RS Permata Bunda: Awas, Panitia Bisa Jadi Tersangka!
Pria berbaju putih yang mengaku dari pihak kepolisian di tengah pegawai RS Permata Bunda yang gelar unjuk rasa. (digtara.com/goklas wisely).

digtara.com – Oknum kepolisian yang mengaku dari Polsek Medan Kota membubarkan unjuk rasa karyawan RS Permata Bunda yang menuntut gaji dan BPJS belum dibayarkan, di Jalan Sisingamangaraja, Selasa (23/2/2021). Demo Pegawai RS Permata Bunda

Berdasarkan pantauan digtara.com, oknum kepolisan tersebut berbaju putih dan mulai bersuara ketika awak media mewawancara seorang nakes yang unjuk rasa.

“Siapa panitianya ini nanti bisa jadi tersangka ya. Karena tidak ada pemberitahuan unjuk rasa. Perwakilan silahkan mediasi seperti apa, jangan seperti ini,” ujarnya di tengah kerumunan kepada para pengunjuk rasa.

Muat Lebih

Setelah itu, oknum polisi tersebut dimintai keterangan oleh media atas alasannya untuk membubarkan aksi.

“Informasinya mereka tidak dapat gaji dari rumah sakit. Namanya kerumunan ya kita bubarin karena Covid-19 ini bang, kita jembatani lagi. Bang tidak pernah kerumunan ini tidak pernah tidak ada pemberitahuan ke Polsek,” tuturnya.

Baca: Usai Didemo, RS Permata Bunda Medan Janji Segera Bayar Gaji dan BPJS Karyawan

Saat ditanya pria itu bernama siapa, ia menjawab, “Nanti aja dulu ya. Kita dulu satu – satu bang. Kita kerumunan ini,” sebutnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan