Bongkar Muat dan Distribusi Pangan di NTT Pakai Jalur Tol Laut

Rabu, 11 Mei 2022 16:29
ist
Bongkar Muat dan Distribusi Pangan di NTT Pakai Jalur Tol Laut

digtara.com – Distribusi pangan dan bongkar muat ke wilayah NTT menggunakan jalur tol laut.

Kapolda NTT Irjen Pol Drs. Setyo Budiyanto, SH MH menyaksikan langsung kegiatan perdana bongkar muat dan pendistribusian pangan ke wilayah Nusa Tenggara Timur melalui Tol Laut, Rabu (11/5/2022).

Kegiatan yang dilaksanakan di Kompleks Gudang GPP PUSRI Tenau, PT. BGR Logistik Indonesia Kupang ini pun dihadiri oleh Wakil Gubernur NTT Drs. Josef Nae Soi, MM, Kepala Pangan Nasional Arif Prastyo Adi, Dirut Id Food Frans Tambunan, Dirut PT. Berdikari Harry Warganegara, Tenaga Ahli Menteri Perhubungan Andre Budiana, Dirreskrimsus Polda NTT Kombes Pol Dr. Noviana Tursanurohmad, S.I.K., M.Si selaku Kasatgas Pangan NTT dan jajaran Kementrian Perhubungan NTT, perwakilan Dirut BRI Kupang, perwakilan Dirut Pos Indonesia serta Ketua APSI.

Baca: Polresta Kupang Kota Naik Tipe, Polda NTT Kukuhkan Sejumlah Pejabat Kepolisian

Acara ini ditandai dengan penyaluran minyak goreng dari Truk Konteiner ke Mobil Tangki untuk selanjutnya didistribusikan ke para pedagan pasar oleh Wakil Gubernur NTT.

Dirut Id Food Frans Tambunan menyamapikan bahwa, kegiatan ini merupakan pengiriman perdana melalui Tol Laut dua kebutuhan pokok penting yakni, minyak goreng curah dan gula pasir ke wilayah NTT.

Terlaksananya kegiatan ini merupakan sinergi dari 17 Kementrian dan Lembaga yang terlibat di dalamnya yakni, Kemenko Bidang Perekonomian RI, Kementrian Penidustrian RI, Kementrian BUMN RI, Kementrian Perhubungan RI, Kementrian Perdagangan RI, Satgas Pangan Polri, Sawit,Badan Pangan Nasional, Id Food, Pos Indonesia, Rajawali Nusindo (member of Id Food), BRI,Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero), BGR Logistik Indonesia, PT. industri Nabati Lestari dan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia.

Dikatakannya, minyak goreng dan gula ini sendiri dibawa dari Sumatra Utara yang diproduksi oleh PT. PN

“Kenapa minyak goreng dan gula pasir, karena dua kebutuhan pokok memang dalam tiga bulan ini secara nasional gejolak cukup tinggi fluktuasi harganya”, jelasnya.

Laman: 1 2

Berita Terkait