Bocah SD di Binjai Meninggal Diduga Akibat di Bully Temannya, PKPA Sumut: Sekolah Harus Bertanggung Jawab

Jumat, 10 Juni 2022 13:15
Direktur PKPA Sumut, Keumala Dewi .

digtara.com – Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) Sumut buka suara terkait meninggalnya MIA akibat diduga dibully oleh teman sekelasnya. Bocah SD di Binjai itu dianiaya dan dipukuli lantaran mencatat nama siswa lain yang ribut di kelas.

Direktur PKPA Sumut, Keumala Dewi sangat menyayangkan peristiwa dugaan pembullyan bisa terjadi, dan bahkan sampai memakan korban jiwa.

Keumala mengatakan, dirinya sudah berkordinasi dengan UPTD PKPA kota Binjai agar bisa merespon dan melakukan pendalaman atas kasus tersebut.

Baca: Kesal Ditantang Sekolah Tempuh Jalur Hukum, Ibu Siswa SD yang Tewas Dibully Tolak Tawaran Damai

“Kami masih menelusuri kasus ini, dan melihat bagaimana pihak sekolah bisa membiarkan ini terjadi, kami juga sudah berkomunikasi dengan UPTD PPA Kota Binjai untuk memastikan mereka merespon kasus ini,” ucapnya kepada digtara.com, Jumat (10/6/2022).

Keumala menyebut, jika meninggalnya MIA benar akibat tindakan bullying oleh teman-temannya, bisa dipastikan anak-anak tersebut akan berkonflik dengan hukum.

Baca: Dosis Vaksin Yang Disuntikkan ke Siswa SD di Belawan Tidak Kosong, Begini Penjelasan Kuasa Hukum dr TGA dan DSS

“Jika benar kasus ini adalah kasus bully atau penganiayaan fisik yang dilakukan oleh teman korban, maka anak yang melakukan juga menjadi anak berkonflik hukum, dan harus tetap dipantau bagaimana proses nya, dengan pendekatan Diversi dan Restoratif Justice,” ucapnya lagi.

Laman: 1 2

Berita Terkait