Bocah Difabel di NTT Rindukan Kaki Palsu

  • Whatsapp
Bocah Difabel di NTT Rindukan Kaki Palsu
Si kembar, Stenly Yesi Ndun dan Stella Yesi Ndun bersama kakek dan neneknya. (digtara.com/imanuel lodja)

digtara.comStenly Yesi Ndun, bocah 7 tahun yang tinggal di Desa Tuapanaf RT 006/RW 003 Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, NTT ini hanya memiliki satu kaki. Hal ini dialami Yesi sejak lahir. Bocah Difabel di NTT Rindukan Kaki Palsu

Sejak berumur tiga tahun, Yesi dan saudari kembarnya, Stela Ndun tinggal bersama kakek dan neneknya. Himpitan ekonomi, membuat kedua orangtua mereka merantau ke Kalimantan.

Meski fisiknya tak sempurna, bocah ini tetap semangat ke sekolah menggunakan tongkat dari kayu.

Muat Lebih

Kayu itu ia gunakan sebagai pengganti kakinya. Saban hari, ia harus berjalan sejauh 1 kilometer ke sekolah.

Bocah kelas 1 SDN Bijaesahan ini bermimpi punya kaki palsu. Namun orangtuanya yang hanya sebagai buruh kasar di Kalimantan tak memiliki dana.

Baca: Tiga Pekan Sembunyi, Duda Pelaku Pemerkosa Siswi SMA di Kupang Dibekuk Polisi

8 Cucu

Di rumah berdinding kayu, Yesi dan tiga saudara kandungnya hidup bersama kakek dan neneknya. Selain Yessi dan tiga saudaranya, ada empat cucu lain yang tinggal bersama pasutri lansia ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan