Bentangkan Spanduk di Kejari Padangsidimpuan, Pendemo Pertanyakan Dugaan Kasus Korupsi di Disdik

Senin, 27 September 2021 19:08
ist
Bentangkan Spanduk di Kejari Padangsidimpuan, Pendemo Pertanyakan Dugaan Kasus Korupsi di Disdik

digtara.com – Puluhan massa menggelar demo di depan kantor Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan, Senin (27/9/2021). Massa mendesak, aparat hukum mengusut dugaan korupsi pengadaan alat kesenian di Dinas Pendidikan tahun 2020. Kasus Korupsi di Disdik 

Massa terdiri daria Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Pejuang Demokrasi (AMPD) yang tergabung yang tergabung dalam lima organisasi (Ampera Tabagsel, Basoka Tabagsel, Jalan Gempur, DPP Permanen dan Gemas Tabagsel).

Dengan mengendarai roda dua, massa mulai mendatangai Kantor Kejari pukul 15.00 Wib.

Baca: Terkait Plat Merah Jadi Hitam, Satlantas Diminta Gencarkan Razia Kendaraan Dinas di Padangsidimpuan

Mereka membentangkan spanduk bertuliskan “Bagaimana kabar tim pidsus Terkait dugaan korupsi di Dinas Pendidikan”.

Ketua Basoka Tabagsel, Karim Pohan, menyebutkan, pihaknya meminta penjelasan terkait pengadaan alat musik tradisional pada Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan.

Diduga, pada proyek senilai Rp 2,9 miliar tahun 2020 tersebut fiktif. Bahkan, vendor pengadaan tersebut sudah beberapa kali dipanggil.

Baca: Seenaknya Saja! Mobil Dinas Plat Merah di Padangsidimpuan Diganti Jadi Plat Palsu Berwarna Hitam

“Kita minta Kajari agar menjelaskan hal ini kembali ke publik, jika benar ada tindak pidana korupsi lakukan upaya-upaya hukum sesuai ketentuan. Kalau memang tidak ada dugaan tersebut nyatakan ke publik bahwa dugaan tersebut tidak benar adanya,” katanya.

Karim Pohan menambahkan, pihaknya meminta tindakan lanjut akan kasus tersebut setelah adanya dua kali pemanggilan.

Laman: 1 2

Berita Terkait