Baru Dikerjakan 38 Persen dan Sudah Rusak, Kajari Kupang Tinjau Pekerjaan Bendungan Manikin

Senin, 24 Januari 2022 21:06
Baru Dikerjakan 38 Persen dan Sudah Rusak, Kajari Kupang Tinjau Pekerjaan Bendungan Manikin

digtara.com – Kabupaten Kupang, NTT mendapatkan proyek multi years di bidang pengairan untuk pembangunan bendungan. Kajari Tinjau Bendungan Manikin

Bendungan tersebut dikerjakan sejak tahun 2020 lalu hingga tahun 2024 mendatang dengan nilai proyek mencapai triliunan rupiah.

Ada 8 desa terdampak dari pembangunan bendungan Manikin, Kabupaten Kupang ini masing-masing Desa Kuaklalo, Oeletsala, Soba, Baumata Timur, Baumata Utara, Oelpuah dan Bokong tersebar di tiga kecamatan yakni Kecamatan Kupang Tengah, Taebenu dan Amarasi Barat dengan luas lahan yang dibutuhkan 383,87 hektar.

Baca: Menanti Sidang Putusan Tinus yang Dituntut Hukuman Mati di PN Oelamasi Kupang

Untuk tahap I, paket pekerjaan dikerjakan oleh PT WIKA KSO dengan anggaran Rp 1,58 triliun.

Sementara pekerjaan paket II oleh PT PP KSO dengan anggaran Rp 905 miliar.

Saat badai Seroja bulan April 2021 lalu ketika paket pekerjaan memasuki tahap II oleh PT PP KSO, terjadi longsoran dan patahan belasan meter.

Baca: Polisi Temukan Ibu yang Buang Bayi di Kupang, Masih Siswi SMA

Patahan ini makin melebar seiring dengan curah hujan yang banyak selama bulan Januari 2022 ini.

Patahan dan longsoran terjadi di beberapa titik.

Laman: 1 2 3 4

Berita Terkait