Balai POM Kupang Temukan Ratusan Produk Kosmetik Bermasalah di Sejumlah Wilayah di NTT

Kamis, 11 Agustus 2022 08:00
int
Ilustrasi

digtara.com – Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kupang menemukan ratusan produk kosmetik bermasalah di sejumlah wilayah di NTT.

Kepala Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kupang, Tamran Ismail, mengatakan, pihaknya menemukan ratusan produk kosmetik bermasalah di daerah itu.

“Ada 317 item produk kosmetik yang bermasalah di empat wilayah,” ujar Tamran, Rabu (10/8/2022).

Ratusan produk kosmetik itu ditemukan di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Sumba Timur dan Kabupaten Belu.

Dia menyebut, produk bermasalah yang ditemukan itu yakni mengandung bahan berbahaya, sudah kadaluarsa dan tidak memiliki izin edar.

Baca: BPOM Temukan Jajanan Anak-anak Coklat Kinder Joy Mengandung Bakteri Salmonella

Ratusan kosmetik itu ditemukan, saat pihaknya menggelar pemeriksaan rutin di sejumlah toko, distributor serta kios.

“Pemeriksaan ini kita lakukan secara rutin setiap bulan. Jika kita temukan, maka akan kita bawa barangnya dan kita musnahkan,” kata dia.

Baca: Bina Warga, Bhabinkamtibmas di Kupang Garap Lahan Kosong Jadi Produktif Bersama Masyarakat

Tamran menjelaskan, kosmetik tanpa izin edar buatan Indonesia yang ditemukan sebanyak 20 item dengan jumlah 158 buah.

Kemudian, kosmetik impor ilegal sebanyak 269 item atau 1.207 buah.

“Kosmetik berbahaya itu, jika dihitung totalnya mencapai Rp 41 juta lebih,” ujar Tamran.

Laman: 1 2

Berita Terkait