Anak Tukang Bengkel Asal Sabu Raijua Berkesempatan Jadi Anggota Polri

Jumat, 22 Juli 2022 11:45
digtara.com/imanuel lodja
Bryan Yos Wila (19), bertekad ingin membanggakan kedua orangtua dan keluarganya.

Selain belajar dan berlatih, Bryan selalu mendoakan semua usaha dan upaya yang dia lakukan.

Bryan juga meminta dukungan doa dari orangtuanya.

Jarak yang memisahkan menjadi alasan bagi kedua orangtuanya tidak bisa menemani Bryan selama pelaksanaan seleksi.

“Hanya ada doa dari orang tua setiap saya mau ke lokasi tes. Pulang seleksi apapun hasilnya saya sampaikan ke orangtua dan saya minta dukungan doa,” ujar Bryan saat ditemui di Polda NTT, Jumat (22/7/2022).

Usaha dan kerja kerasnya membuahkan hasil.

Ia menjadi salah satu peserta yang lulus seleksi dan mengikuti pendidikan gelombang II TA 2022.

Baca: Pemulangan Tiga Jenazah Korban KKB ke NTT Ditanggung Pemkab Nduga

Saat menunggu waktu pelaksanaan pendidikan, Bryan pulang ke Sabu Raijua membantu orang tuanya sambil terus belajar dan berlatih lewat program Binlat di Polres Sabu Raijua hingga ia dipanggil menjalani masa pendidikan di SPN Polda NTT mulai Jumat (22/7/2022).

Ia bertekad akan memberikan yang terbaik selama menimba ilmu kepolisian 5 bulan di SPN Polda NTT.

Tekadnya hanyalah ingin membanggakan kedua orang tuanya serta memberi contoh bagi generasi muda di Kabupaten Sabu Raijua bahwa untuk mencapai hasil maksimal harus dilakukan dengan usaha dan kerja keras dengan belajar dan berlatih.

Dengan kelulusan ini, Bryan menepis anggapan bahwa masuk Polri harus menggunakan mahar.

“Kalau kita ada uang tapi tidak ada usaha melalui belajar dan berlatih maka akan sia-sia,” ujarnya.

Ia pun bangga karena dari kekurangan ia bisa membanggakan orang tua dan keluarga melalui kerja keras yang dilakukan selama proses mengikuti seleksi.

Di sisi lain sistem penerimaan yang sangat transparan dan terbuka sangat dirasakan selama proses seleksi.

Laman: 1 2 3 4

Berita Terkait