Aksi Polisi di Kupang Ini Patut Ditiru, Tanam Sayur dan Bagikan Gratis ke Tuna Netra

Selasa, 14 September 2021 11:10
imanuel lodja
Brigpol Heribertus A B Tena menyerahkan sayur ke penyandang disabilitas di Kelurahan Maulafa, Kupang

digtara.com – Bercocok tanam dan bertani sudah menjadi hobi Brigpol Heribertus A B Tena di sela waktu luangnya sebagai petugas di Direktorat Tahanan Titipan (Dit Tahti) Polda NTT. Hasilnya, ia bagikan ke para tuna netra di Kupang.

Sejak beberapa waktu lalu, Bintara Polri tamatan tahun 2007 ini menyisihkan waktu luang sepulang kantor untuk mengolah lahan seluas 9 x 15 meter di Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Ia bercocok tanam sayur sawi, kangkung dan terong ungu. Bersama beberapa kerabatnya, ia rajin menyiangi dan menyiram tanamannya seusai pulang kantor. Praktis waktu pulang kantor sejak pukul 16.00 wita ia habiskan di kebun.

Agar perawatan tanaman lebih intensif, Brigpol Heri pun rela pindah sementara dari rumahnya di Kelurahan Maulafa ke Kelurahan Fatukoa sehingga ia lebih banyak waktu merawat tanaman dan sayuran.

Awalnya, Brigpol Heri menanam sayuran untuk membantu ekonomi keluarga. Kebetulan waktu luang cukup banyak sejak ia pindah tugas ke Direktorat Tahti Polda NTT.

“Sayur hasil panen saya tawarkan ke beberapa rekan kerja dan dijual keliling. Saat pagi hendak ke kantor untuk apel pagi, saya membawa serta sayur pesanan rekan kerja di Polda NTT,” ungkapnya, Selasa (14/9/2021).

Selain ke rekan kerja, sebagian hasil panen juga ia jual keliling atau diantar ke rumah-rumah di sekitar tempat tinggal nya di Kelurahan Maulafa.

Ketika berjualan itulah, ia menjumpai belasan kepala keluarga penyandang tuna netra di RT 26 kelurahan Maulafa, Kota Kupang.

“Para penyandang tuna netra ini menggantungkan hidup dari hasil menjual kamoceng (pembersih debu dari bahan tali rafia),” tutur Brigpol Heri.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait