Ada Korona, Omzet Penjual Bendera di Medan Turun 40 Persen Jelang Hari Kemerdekaan

  • Whatsapp
Ada Korona, Omzet Penjual Bendera di Medan Turun 40 Persen Jelang Hari Kemerdekaan
Kegiatan penjualan bendera di pinggir jalanan di Kota Medan. Jelang perayaan hari kemerdekaan ke-75 RI, pedagang bendera yang sifatnya musiman kembali membanjiri kota Medan. (Digtara)

digtara.com – Para pedagang bendera musiman kembali meramaikan pinggiran jalan Kota Medan jelang perayaan Hari Kemerdekaan ke-75 Indonesia, yang jatuh pada 17 Agustus 2020 mendatang. Namun kondisi pandemi virus korona yang terjadi saat ini membuat omzet penjualan para penjual bendera turun hingga 40 persen.

Hal itu diakui Abdur (35), pedagang bendera di depan Taman Makam Pahlawan, Jalan Sisingamangaraja XII, Kota Medan, Rabu (5/8/2020).

“Kalau tahun lalu omset sudah Rp 500.000 kalau tanggal segini. Kalau sekarang, ya untuk makan sama minum ajalah,” ujar Abdur.

Muat Lebih

Abdur menyebutkan, itu jualannya dia menyiapkan stok hingga 5 ribu lembar bendera beragam ukuran. Setiap bendera dijual antara Rp20 ribu hingga Rp55 ribu tergantung pada ukuran bendera.

“Biasanya ramai. Tapi beberapa hari ini pembeli hanya 2-3 orang dari jam 8 pagi sampai jam 6 sore,” tukasnya.

Abdur mengatakan, ia dan keluarganya sudah berpuluh tahun berjualan bendera di kawasan itu. Sebelum berjualan sendiri, Abdur mengaku ikut berjualan bersama orangtuanya.

“Ya mungkin sekarang sepi karena ekonomi lagi sulit sejak ada korona. Ya sabar saja lah. Semoga segera hilang korona dan ekonomi ikut pulih,” tukasnya.

[MAG3/AS]

 

https://www.youtube.com/watch?v=CyTpmoCNyRE

 

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel YoutubeDigtara TVJangan lupa, like comment and Subscribe.

 

Ada Korona, Omzet Penjual Bendera di Medan Turun 40 Persen Jelang Hari Kemerdekaan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan