Sabtu, 22 Juni 2024

Dosen dan Mahasiswa FKM Curhat Terkait Penerimaan Polri dan Sejumlah Masalah

Imanuel Lodja - Jumat, 03 November 2023 09:44 WIB
Dosen dan Mahasiswa FKM Curhat Terkait Penerimaan Polri dan Sejumlah Masalah
digtara.com/imanuel lodja
Dosen dan Mahasiswa FKM Curhat Terkait Penerimaan Polri dan Sejumlah Masalah

digtara.com - Polda NTT kembali melakukan kegiatan Jumat Curhat. Jumat (3/11/2023).

Baca Juga:

Kegiatan kali ini berbeda karena Jumat Curhat digelar di kampus Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Undana.

Jumat Curhat dipimpin Irwasda Polda NTT, Kombes Pol I Made Sunarta didampingi Karo Ops Polda NTT, Kombes Pol Deonijio de Fatima serta sejumlah pejabat utama Polda NTT dan Kapolsek Kelapa Lima, AKP Jemy O. Noke.

Dalam sesi dialog yang berlangsung santai, sejumlah dosen dan mahasiswa menanyakan terkait rekrutmen anggota Polri.

Sejumlah dosen dan mahasiswa juga menyampaikan keluhan dan berbagai hal terkait layanan kepolisian.

"Apakah kami lulusan FKM bisa menjadi anggota Polri dan bagaimana tindakan terhadap oknum anggota Polri yang masih menggunakan nepotisme dalam rekrutmen anggota Polri," ujar Marwan (22), mahasiswa semester I FKM Undana.

Hal yang sama ditanyakan Putri Handayani, mahasiswi semester VII yang mempertanyakan peluang sarjana FKM mengikuti seleksi Polri jalur SIPSS karena selama ini jarang sarjana kesehatan masyarakat diterima.

Andreas Umbu Roga, dosen FKM meminta bantuan anggota Polri ditempatkan dalam kampus.

Ia juga minta perhatian Polri untuk penertiban pesta sampai larut malam di Kelurahan Oesapa karena pesta selalu menggunakan musik hingga larut malam dan miras menyebabkan tindak pidana.

"Kami minta polisi patroli saat pesta karena ada musik dan Miras dan di Oesapa sering terjadi tindak pidana efek pesta dan miras," ujarnya.

Dionisia, mahasiswi asal Kabupaten Manggarai curhat terkait polisi yang berjudi di kampungnya padahal polisi jadi contoh. "Bagaimana tindakan dari institusi terhadap oknum yang bermain judi," tandas mahasiswi semester III ini.

Iva Atika Sari, mahasiswi semester I FKM Undana menyentil soal krisis kepercayaan masyarakat pada Polri pasca kasus Ferdi Sambo.

"Bagaimana mengembalikan kepercyaan masyarakat," ujarnya.

Masyakat, ujarnya masih takut melapor ke polisi sehingga ia mempertanyakan jaminan keamanan bagi pelapor.

Ia juga menyarankan agar polisi rutin melakukan patroli agar ada rasa aman dan nyaman.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Ratusan Penyandang Disabilitas Dapat Layanan Kesehatan Gratis dari Tim Dokter Polda NTT

Ratusan Penyandang Disabilitas Dapat Layanan Kesehatan Gratis dari Tim Dokter Polda NTT

Balita di Sumba Timur-NTT Ditemukan Meninggal dalam Saluran Air

Balita di Sumba Timur-NTT Ditemukan Meninggal dalam Saluran Air

Warga di Sumba Timur Heboh dengan Kemunculan Buaya di Belakang Sekolah

Warga di Sumba Timur Heboh dengan Kemunculan Buaya di Belakang Sekolah

Peduli pada Anggota, Kapolda NTT Kunjungi Anggota Polri yang Sakit Menahun

Peduli pada Anggota, Kapolda NTT Kunjungi Anggota Polri yang Sakit Menahun

39 Tim Ramaikan Turnamen Futsal Kapolres Manggarai Barat Cup 2024

39 Tim Ramaikan Turnamen Futsal Kapolres Manggarai Barat Cup 2024

Touring Sepeda Motor, Kapolda NTT Salurkan Ratusan Bansos di Kabupaten TTS

Touring Sepeda Motor, Kapolda NTT Salurkan Ratusan Bansos di Kabupaten TTS

Komentar
Berita Terbaru