Senin, 16 Februari 2026

Masyarakat Keluhkan Soal Parkir di Lokasi Wisata Pantai Kelapa Lima

Arie - Sabtu, 19 Agustus 2023 05:23 WIB
Masyarakat Keluhkan Soal Parkir di Lokasi Wisata Pantai Kelapa Lima

digtara.com – Masyarakat Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang menyampaikan sejumlah persoalan ketika melakukan dialog dengan Irwasda Polda NTT, Kombes Pol I Made Sunarta.

Baca Juga:

Salah satu yang menjadi keluhan masyarakat soal parkiran dan kesulitan warga mendapatkan biaya dari jasa parkir.

Berbagai keluhan warga ini disampaikan saat Jumat Curhat di Pantai Kelapa Lima, Kota Kupang, Jumat (18/8/2023).

Baca: Mati Mesin di Perairan Tanjung Semau-Kupang, Lima Nelayan Dievakuasi

Dahlan Ibrahim, pedagang yang berjualan di lokasi tersebut, menyampaikan kalau dirinya bangkrut karena sepi pembeli dan masalah parkiran menjadi penyebab utama.

Lokasi tempatnya berjualan tidak diperbolehkan untuk pembeli memarkir kendaraannya.

Jika pembeli memarkirkan kendaraan di sekitar lokasi, mereka langsung mendapatkan teguran dari petugas.

Masyarakat juga menyampaikan berbagai keluhan terkait layanan polisi dan isu-isu lainnya.

Megawati, seorang mahasiswi malah menanyakan tentang tindakan anggota lalu lintas yang mengejar pelanggar lalu lintas.

Andika Anin, Ketua RT 01 Kelurahan Kelapa Lima menyarankan agar Irwasda berkoordinasi dengan Kapolresta untuk menyediakan parkiran di Pantai Kelapa Lima, serta mengatasi permasalahan izin operasi perahu nelayan.

Husnul Hatimah, seorang warga setempat, menyoroti tindakan memudahkan pelanggaran jika ada orang dalam.

Berbagai keluhan juga disampaikan Bebi Lay, Sap, Semin Ndun, Naila Tule, dan Abdul Kari.

Mereka menyampaikan berbagai masalah terkait pelayanan polisi, parkiran, serta masalah kebersihan pesisir pantai.

Irwasda Polda NTT menanggapi semua keluhan dan masalah dengan serius.

Ia berjanji akan berkoordinasi dengan berbagai pihak, seperti Walikota, Kapolresta, dan Dandim, untuk mencari solusi terhadap permasalahan parkiran di lokasi wisata Pantai Kelapa Lima.

Irwasda juga menegaskan akan menindak petugas yang tidak berperilaku sesuai dengan standar serta akan menyampaikan keluhan yang berada di luar tanggung jawab Polri kepada pihak yang berwenang.

Kegiatan Jumat Curhat ini merupakan cerminan semangat kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam mencari solusi terhadap berbagai masalah di wilayah.

Diharapkan, upaya ini akan semakin mempererat hubungan positif antara Polri dan masyarakat, serta menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi seluruh penduduk di NTT.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami diĀ Google News

Masyarakat Keluhkan Soal Parkir di Lokasi Wisata Pantai Kelapa Lima

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Empat Kapal Wisata di Labuan Bajo Terbakar

Empat Kapal Wisata di Labuan Bajo Terbakar

Satu Pekan Pencarian Masih Nihil, Pencarian Korban Tenggelam di Malaka Dihentikan

Satu Pekan Pencarian Masih Nihil, Pencarian Korban Tenggelam di Malaka Dihentikan

886 Desa Wisata di Jateng, Sarif Kakung Dorong Adanya Pemetaan Produk dan Menu Desa Wisata

886 Desa Wisata di Jateng, Sarif Kakung Dorong Adanya Pemetaan Produk dan Menu Desa Wisata

Hilang dan Pencarian Selama Tujuh Hari Ditutup, Korban Tenggelam di Lokasi Wisata Air Terjun Akhirnya Ditemukan

Hilang dan Pencarian Selama Tujuh Hari Ditutup, Korban Tenggelam di Lokasi Wisata Air Terjun Akhirnya Ditemukan

Pencarian Siswa Tenggelam di Lokasi Wisata Air Terjun Ditutup Tanpa Menemukan Korban

Pencarian Siswa Tenggelam di Lokasi Wisata Air Terjun Ditutup Tanpa Menemukan Korban

Hari Kelima Pencarian Siswa di Lokasi Wisata Air Terjun, Tim SAR Gabungan Kerahkan Tiga Regu

Hari Kelima Pencarian Siswa di Lokasi Wisata Air Terjun, Tim SAR Gabungan Kerahkan Tiga Regu

Komentar
Berita Terbaru