Madina Terendah Penyaluran APBN, Jokowi Minta Penyaluran APBN dan Perlindungan Sosial Disegerakan

Kamis, 16 September 2021 20:23
ist
Data dan suasana pengarahan dari Presiden RI Joko Widodo kepada kepala daerah dan Forkopimda di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Kamis (16/9/2021).

digtara.com – Presiden RI, Joko Widodo ingin secepatnya melakukan realisasi anggaran APBD di seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Sumatera Utara (Sumut). Jokowi Minta Penyaluran APBN dan Perlindungan Sosial Disegerakan

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan kepada kepala daerah dan Forkopimda di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Kamis (16/9/2021).

Jokowi mengatakan dalam kondisi pandemi seperti ini lebih ekstra hati hati terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Karena itu berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Yang perlu dilakukan adalah realisasi APBD secepatnya di seluruh kabupaten dan kota, agar berbedar uang peredaran uang di kota dan daerah semakin banyak,” katanya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengungkapkan saat ini realisasi APBD terendah di Sumatera Utara yakni di wilayah Tapanuli Selatan. Maka dari itu, ia mengingatkan agar lebih waspada dalam pengelolaannya.

“Realisasi APBD di Sumut 56 persen. Yang paling rendah di Kabupaten Madina 28 persen, hati-hati APBD di Bank, Rp 1,3 triliun, yang paling besar di Medan. Nanti dicek. Tapi yang bagus, realisasi investasi masih tinggi, baik Rp 4,1 triliun dan APBN Rp 9,9 triliun,” ungkapnya.

Laman: 1 2

Berita Terkait