Jokowi Perintahkan Jangan Ada Rakyat Yang Kelaparan

Senin, 12 Juli 2021 16:48
Tangkapan layar
Presiden Jokowi didampingi Menteri Agama Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.meresmikan Asrama Haji Pondok Gede yang akan menjadi tempat isolasi pasien Covid-19.

digtara.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan kepada jajarannya agar tidak boleh ada rakyat yang kelaparan di tengah pandemi Covid-19.

Oleh karena itu, pemerintah dibantu aparat TNI dan Polri akan membagikan bantuan beras kepada masyarakat, yang direncanakan pada Rabu (12/7/2021) pekan ini.

Pesan ini disampaikan Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

“Bantuan beras akan diberikan pemerintah. Perintah Presiden, TNI nanti, Polri, akan bagi-bagikan, karena perintah Presiden tidak boleh rakyat sampai kelaparan atau tidak makan,” kata Menko Luhut dalam konferensi pers virtual di Youtube Sekretariat Presiden, Jakarta, Senin.

Baca: Jokowi Ajak Masyarakat Saling Yakinkan untuk Aktivitas di Rumah Saja

Luhut Pandjaitan yang juga Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) mengatakan aparat TNI-Polri akan membagikan beras di semua lokasi masyarakat yang layak menjadi penerima bantuan beras.

“Jadi semua titik-titik yang memungkinkan ada kekurangan pangan, beras, akan dibagikan oleh TNI, dan akan mulai berlaku mungkin Rabu ini. Itu (paket beras) ada yang 5 kilogram, dan juga yg 10 kilogram,” ujar Menko Luhut.

Baca: Jokowi Terapkan PPKM Darurat 3-20 Juli, Ini Pernyataan Lengkapnya

Sementara itu, kata dia, pemerintah juga akan meluncurkan pendistribusian 300 ribu paket obat terapi Covid-19 kepada pasien tanpa gejala (OTG) dan bergejala ringan pada Rabu (14/7/2021) pekan ini.

“Presiden sudah memutuskan tadi, mulai Rabu nanti, Minggu ini kita akan launching ada 300.000 paket obat untuk OTG dan untuk kelas-kelas penyakit yang masih tidak serius,” ujar Menko Luhut.

Laman: 1 2

Berita Terkait