Duka di Awal 2021, Sederet Bencana Di Tengah Lonjakan Corona

  • Whatsapp
bencana 2021
Potret pemakaman korban Covid-19 ((int/digtara))

Empat gunung tersebut yakni Gunung Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang erupsi pada 3 Januari dengan ketinggian 1.000 meter di atas puncaknya. Erupsi juga terjadi pada 8 Januari dengan tinggi kolom abu yang sama.
Lalu, ada Gunung Sinabung yang erupsi pada 3 Januari dengan tinggi 1.000 meter di atas puncaknya. Erupsi juga terjadi pada 4 Januari; 5 Januari; dan 7 Januari. Lalu terakhir pada 17 Januari kemarin.

Kemudian Gunung Merapi erupsi pada 7 Januari dengan kolom abu 200 meter di atas puncaknya. Terakhir, Gunung Semeru yang erupsi pada hari ini 16 Januari dengan tinggi kolom abu 4.500 meter di atas puncaknya.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) KESDM, Kasbani, mengungkapkan terjadinya erupsi 4 gunung berapi di waktu berdekatan ini hanya kebetulan saja. Sebab, setiap gunung api memiliki kantong magmanya masing-masing, dan akan erupsi apabila sudah waktunya.

Muat Lebih

Terkait dengan erupsi di Gunung Semeru, Kasbani menyebut statusnya masih pada level II alias Waspada. Adapun usai terjadi letusan kolom abu, terjadi guguran lava dengan jarak luncur antara 500 – 1.000 meter dari Kawah Jongring Seloko kearah Besuk Kobokan.

Kasus Harian COVID-19 Pecah Rekor

bencana 2021
Potret keluarga berziarah di pemakaman korban Covid-19. (bbc/digtara)

Penularan virus corona di Indonesia belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda. Bahkan, dalam empat hari terakhir, terhitung sejak Rabu (13/1), tambahan kasus harian corona terus mencatatkan rekor terbarunya.

Rekor terbaru dilaporkan terjadi pada Sabtu (16/1), dengan tambahan 14.224 orang dalam 24 jam terakhir.
Tak tanggung-tanggung, kasus harian yang dilaporkan hari ini bahkan bertambah hampir 2.000 kasus dibandingkan hari sebelumnya.

DKI Jakarta menjadi provinsi penyumbang kasus positif COVID-19 yang dilaporkan hari ini, yakni sebanyak 3.536 orang. Lalu diikuti Jawa Barat dengan 3.460 kasus, dan Jawa Tengah 1.997 kasus.

Sementara pada Minggu tercatat ada tambahan kasus baru 11.287 orang. Dengan tambahan itu, kini jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia mencapai 907.929 orang.

Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut puncak pandemi virus corona di Indonesia bisa saja terjadi pada akhir Januari atau awal Februari 2021.

Maka dari itu, seluruh masyarakat diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan ketat. Mulai memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. (kumparan)

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube TVDigtaraJangan lupa, like comment and Subscribe.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan