Duka di Awal 2021, Sederet Bencana Di Tengah Lonjakan Corona

  • Whatsapp
bencana 2021
Potret pemakaman korban Covid-19 ((int/digtara))

Pesawat itu membawa 62 orang yang terdiri dari 40 orang dewasa, 7 anak-anak, 3 bayi, dan 12 kru pesawat. Hingga kini, pencarian masih dilakukan.

Memasuki hari ke-9 pencarian, tim pencari gabungan dari Basarnas, TNI-Polri sudah mengumpulkan 308 kantong jenazah serta 58 kantong berisi serpihan kecil serta 54 potongan besar pesawat Sriwijaya Air.

Sedangkan jumlah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang teridentifikasi jumlahnya bertambah. Kini sudah sebanyak 29 orang yang teridentifikasi.

Muat Lebih

Longsor di Sumedang

Timbunan longsor di Sumedang, Jawa Barat. (kompas/digtara)

Bencana longsor di Sumedang terjadi di hari yang sama saat pesawat Sriwijaya Air jatuh. Longsor di Sumedang terjadi Desa Cihanjuang, Cimanggung.

Tercatat ada dua longsor terjadi yakni pukul 16.00 WIB lalu longsor susulan sekitar pukul 19.30 WIB.
Longsor pertama dipicu curah hujan tinggi dan kondisi tanah tidak stabil. Lalu longsor susulan terjadi saat petugas melakukan evakuasi korban di sekitar area longsoran pertama.

Longsor kedua mengakibatkan lebih banyak korban tertimbun karena pada saat kejadian banyak warga dan tim SAR gabungan yang sedang melakukan evakuasi dan pendataan jumlah korban pada longsor pertama.
Sejauh ini tercatat 31 orang meninggal dunia. Lalu 9 orang masih dinyatakan hilang.

Banjir di Kalimantan Selatan

Potret banjir di Kalimantan Selatan. (int/digtara)

Banjir melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan. Berdasarkan data dari Dinas Sosial Kalsel, banjir terjadi sejak Senin (11/1) akibat curah hujan tinggi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *