Basarnas: Fokus Pencarian di Antara Pulau Laki dan Lancang, Kedalaman Laut 20 Meter

  • Whatsapp
fokus pencarian
(internet)

digtara.com – Pesawat Sriwijaya Air SJ182/SJY182 rute Jakarta-Pontianak jatuh 4 menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta. Basarnar fokus pencarian di lokasi jatuhnya pesawat diduga di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang di Kepulauan Seribu.

“Kita mengerahkan alat kita yang ada di Basarnas, kapal dan searider sudah kita berangkatkan menuju titik lokasi yang diduga pesawat itu jatuh. Posisi pesawat setelah lost contact itu berada di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang,” kata Deputi Operasi dan Kesiapsagaan Basarnas, Bambang Suryo Aji, Sabtu (9/1/2021).

Jarak antara kedua pulau itu adalah 1,5-2 mil. Sementara jarak lokasi dan Tanjung Kait, Tangerang sejauh 3 mil.

Muat Lebih

“Beberapa informasi di lapangan bahwa ditemukan beberapa serpihan-serpihan dari yang dicurigai, kita masih belum memastikan itu bagian dari pesawat Sriwijaya. Barang-barang itu sudah ada di kapal kita,” ungkapnya.

Saat ini, fokus pencarian Basarnas mencari titik lokasi tepat pesawat Sriwijaya Air jatuh. Besok, Basarnas akan melakukan pencarian.

“Maksimal kedalaman sekitar 20-23 meter,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, pesawat Sriwijaya Air tersebut lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 14.36 WIB. Pesawat sempat mencapai ketinggian 10.900 kaki namun kehilangan ketinggian dalam waktu 1 menit. Empat menit setelah lepas landas, pesawat hilang kontak pada pukul 14.40 WIB.

Sriwijaya Air saat ini masih melakukan investigasi terkait hilangnya pesawat dengan nomor penerbangan SJ-182 tersebut.

“Sriwijaya Air sampai saat ini masih terus melakukan kontak dengan berbagai pihak terkait guna mendapatkan informasi lebih rinci terkait penerbangan SJ-182 rute Jakarta – Pontianak,” ujar Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air, Theodora Erika dalam keterangannya, Sabtu (9/1/2021).

Theodora mengatakan, pihaknya saat ini masih terus melakukan komunikasi dengan berbagai pihak.

“Management masih terus berkomunikasi dan menginvestigasi hal ini dan akan segera mengeluarkan pernyataan resmi setelah mendapatkan informasi yang sebenarnya,” imbuhnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan