Tukang Jahit Jual Sabu Ditangkap, Polres Labuhan Pikirkan Nasib Tiga Anaknya

Senin, 07 Juni 2021 13:25

 digtara.com – Kapolres Labuhanbatu mengingatkan agar warga tidak melirik Narkoba untuk mencari nafkah, meski terjerat masalah ekonomi. Seperti yang dilakukan tukang jahit Julia Siregar (33).

Ibu tiga anak merasa profesinya sebagai tukang jahit tidak cukup sehingga nekat nyambi jadi penjual sabu. Akibatnya, ia harus meringkuk di balik jeruji besi.

Kini, ketiga anaknya dalam masalah karena ditinggal kedua orangtuanya. Sang ayah sudah lebih dulu di penjara dalam kasus yang sama.

Petugas Satres Narkoba Polres Labuhan Batu menciduknya Julia dari kediamannya di Dusun Kampung Baru, Desa Terang Bulan, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhan Batu, Sabtu (5/6/2021) kemarin.

Barang bukti sabu seberat 2 gram pun turut disita petugas dari ibu rumah tangga (IRT) ini.

Informasi yang dihimpun, penangkapan yang dilakukan petugas bermula dari postingan masyarakat yang resah akan aktivitas tersangka menjual narkoba. Dari situ, petugas langsung melakukan penyelidikan.

“Setelah kita lidik selama seminggu, kita langsung melakukan penyamaran (undercover buy) dengan memesan narkoba pada tersangka. Setelah disetujui dan sepakat bertemu dirumah tersangka, kita langsung turun ke lokasi mengamankan tersangka,” ungkap Kapolres Labuhan Batu, AKBP Deni Kurniawan melalui Kasat Narkoba, AKP Martualesi Sitepu, Senin (7/6/2021).

Laman: 1 2 3

Berita Terkait