Sejumlah Anak di Alor-NTT Jadi Korban Pencabulan Oknum Calon Pendeta

Minggu, 04 September 2022 17:41
int
Ilustrasi

digtara.com – Oknum calon pendeta yang pernah bertugas di Kabupaten Alor, NTT dilaporkan ke polisi di Polres Alor.

Ia diduga mencabuli dan menyetubuhi sejumlah anak yang juga anggota jemaatnya.

Aksi ini dilakukan pelaku selama satu tahun yakni sejak awal bulan Maret 2021 hingga bulan Mei 2022.

Baca: Hajab! Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur di Sidimpuan Damai, Ada Apa Kasus Tak Lanjut?

Saat itu oknum calon pendeta ini bertugas di gereja Nailang, Kecamatan Alor Tengah Utara, Kabupaten Alor, NTT sebagai vicaris (calon pendeta).

Kini, oknum calon pendeta SAN (35), yang juga warga Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang ini sudah pindah ke Kota Kupang sejak beberapa waktu lalu.

Baca: Miris! 2 Tahun Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur Mengendap di Polres Sidimpuan

Kasus ini sudah dilaporkan salah satu warga jemaat Nailang ke polisi di Polres Alor melalui laporan polisi nomor LP-B/ 277/IX/2022/SPKT/PA/ NTT, tanggal 1 September 2022.

Laporan kasus persetubuhan terhadap anak dibawah umur dilaporkan Abner M. L (47), warga Nailang, Desa Waisika, Kecamatan Alor Tengah Utara, Kabupaten Alor.

Laman: 1 2 3 4

Berita Terkait