Satu Lagi Pelaku Pembunuhan di Kupang Menyerahkan Diri

  • Whatsapp
Nekat Bawa Sabu, Polisi Kembali Meringkus Dua Residivis (Ilustrasi: Pelaku ditangkap polisi)

digtara.com | KUPANG – Tim khusus pengungkapan kasus pembunuhan Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mengejar terduga pelaku pembunuhan setelah sebelumnya mengamankan empat orang terduga pelaku.

Terduga pelaku yang masih dalam pengejaran polisi masing-masing TT (61) dan YN (51) yang sedang ke Kabupaten TimorTemgah Selatan (TTS). Namun pada Kamis (13/2/2020) petang sekitar pukul 15.30 wita, TT (61) yang juga pensiunan PNS pada Kantor kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang menyerahkan diri ke Mapolda NTT.

TT yang juga warga RT 10/Rw 10, Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang di Mapolda NTT, Kamis (13/2/2020) mengaku baru kembali dari SoE kabupaten TTS untuk melayat rekannya yang meninggal dunia.

Bacaan Lainnya

TT datang seorang diri dan langsung menghadap ketua tim, AKBP Alberth Neno, SH di ruang Dit Resnarkoba Polda NTT.

Hingga saat ini sudah lima terduga pelaku yang diamankan polisi. Polisi masih mencari satu terduga pelaku lainnya, YN yang tinggal di Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Tim khusus dipimpin AKBP Albert Neno, SH sempat mendatangi kediaman YN di RT 10/RW 10 Kelurahan Belo pada Kamis (13/2/2020) petang.

“YN masih di kampung dan belum tiba di Kupang. Kita berharap YN pun menyerahkan diri. Kita sudah sampaikan ke istri YN (guru sekolah dasar) agar YN menyerahkan diri,” ujar AKBP Albert Neno, SH.

Para pelaku ini terlibat kematian Yornimus Nenabu (48), kontraktor asal Desa Mnelalete, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang ditemukan meninggal dunia pada Rabu (29/6/2016) lalu di Jalan Jalur 40, Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Keempat terduga pelaku yang diamankan polisi pada Rabu (12/2/2020) yakni BP (52), ST (50), SN (49) dan MT (48), warga RT 10/RW 10 Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Para terduga pelaku ini ada yang berprofesi sebagai PNS pada Dinas Pendidikan Provinsi NTT, PNS pada kantor gubernur NTT, PNS pada Pemkot Kupang dan juga buruh besi tua.
Penangkapan dilakukan tim khusus bentukan Kapolda NTT dipimpin AKBP Albert Neno yang juga Kapolres Malaka Polda NTT.

Tim beranggotakan Satuan Brimob Polda NTT, anggota Dit Resnarkoba Polda NTT dan beberapa anggota Polres Malaka.

SN sendiri diamankan saat baru pulang mengumpulkan besi tua. Petugas kepolisian pun menunjukkan surat perintah penangkapan kepada Anaci T (27), istri SN.

Sementara terduga lainnya juga diamankan dirumah saat pulang dari kebun. Ada pula terduga pelaku yang diamankan saat menikmati minuman keras jenis sopi.

Sebagian ketakutan saat didatangi anggota polisi berseragam lengkap dan dilengkapi senjata laras panjang.

Selain mengamankan para terduga pelaku, polisi mengamankan barang bukti satu unit mobil pick up warna hitam nomor polisi DH 8295 AC yang diduga kuat terlibat dalam kasus dugaan pembunuhan terhadap korban.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan