Santri Tewas di Pesantren Darul Arafah Raya, Gubsu Angkat Bicara

Kamis, 10 Juni 2021 13:06
Teks foto: Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi. (Satria/digtara)

digtara.com – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, angkat bicara terkait kematian seorang santri di Pesantren Darul Arafah Raya, Kabupaten Deli Serdang, yang tewas dianiaya seniornya, Sabtu (5/6/2021) lalu.

Menurut mantan Pangkostrad ini, pemukulan tidak boleh dilakukan dengan alasan apapun. Edy menegaskan, setiap upaya pemukulan adalah hal yang salah untuk dilakukan.

“Tak boleh, pemukulan apapun tak boleh, pasti salah itu,” kata Edy, Kamis (10/6/2021).

Karena kejadian itu, Edy berpesan kepada pengelola pendidikan untuk menerapkan pola asah, asih dan asuh kepada peserta didik.

Kemudian, ia meminta para pendidik untuk menuangkan ilmu dengan penuh rasa kasih sayang

“Lakukan pendidikan secara asah, asih asuh. Rasa kasih sayang, menuangkan mentransfer ilmu, melakukan pengasuhan terhadap senior dan junior, itu harus dilakukan secara manusiawi dan pastinya ada aturannya,” ucapnya.

Sebelumnya, santri Pesantren Darul Arafah Raya, Kabupaten Deli Serdang, FW (14), yang tewas dianiaya seniornya, APH (17), pada Sabtu (5/6/2021).

Laman: 1 2

Berita Terkait