Rekayasa Sita Ganja 327 Kg Tak Bertuan, Oknum Polisi Divonis 20 Tahun Penjara

rekayasa sita ganja
Suasana persidangan yang ditayangkan di PN Medan (foto:goklas wisely/digtara)

digtara.com – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan memutuskan Bripka Witno Suwitno dan seorang warga sipil bernama Edy Anto Ritonga divonis 20 tahun penjara terkait kasus rekayasa sita ganja seberat 327 kg. Vonis itu lebih rendah dari tuntutan hukuman mati yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Pertama, menyatakan terdakwa Edy Anto Ritonga terbukti bersalah, karena menerima narkotika golongan I dalam bentuk tanaman yang beratnya melebihi 1 Kg. Kedua, menjatuhkan pidana kepada terdakwa dipenjara 20 tahun dengan denda 1 miliar,” sebut Ketua Majelis Hakim, Martua Sagala di ruang Cakra II PN Medan, Selasa (12/1/2021).

Pernyataan Vonis serupa juga dijatuhkan kepada Bripka Witno Suwitno.

Muat Lebih

Sedangkan kepada Aiptu Martua Pandapotan Batubara, eks Kanit IV Sat Narkoba Polres Padangsidimpuan divonis dipenjara 13 tahun dengan denda 1 miliar. Sebelumnya ia dituntut 20 tahun penjara.

Sementara itu, Briptu Rory Mirryam Sihite, Bripka Andi Pranata, Brigadir Dedi Azwar Anas Harahap, Bripka Rudi Hartono, Brigadir Antoni Fresdy Lubis, dan Brigadir Amdani Damanik divonis 10 tahun penjara dengan denda 1 miliar.

Rekayasa Ganja Sitaan Tak Bertuan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan