Polisi Kesulitan Tentukan TKP Pembegal Erdina Hingga Empat Jarinya Putus

Polisi Kesulitan Tentukan TKP Pembegal Erdina
Korban Begal di Medan Sudah Jalani Operasi di RS Murni Teguh, Medan, Jumat (1/05/2020) siang.

digtara.com – Polisi terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku begal, yang menyebabkan empat jari Erdina boru Sihombing putus. Polisi Kesulitan Tentukan TKP Pembegal Erdina.

Namun, tim gabungan yang sudah dibentuk yakni dari Jahtanras Polda Sumut, Polrestabes Medan dan Polsek Medan Area masih kesulitan menentukan lokasi (TKP) pembegalan tersebut.

“Korban masih belum bisa dimintai keterangan secara lengkap. Tapi tetap kita cari saksi dan petunjuk dari yang kita duga TKP,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Ronny Nicolas Sidabutar, pada digtara.com Minggu, (3/5/2020).

Muat Lebih

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chaniago menjelaskan kesulitan dikarenakan korban Erdina boru Sihombing (54) warga AR Hakim, Medan Area, baru selesai operasi.




“Kemarin kan operasi, jadi kondisinya masih belum memungkinkan. Apalagi 4 jarinya putus di lengan kiri,” ucap Kapolsek.

Hingga saat ini, tim gabungan terus mengumpulkan barang bukti penyelidikan untuk mengungkap kasus ini. “Percayakan sama polisi, tidak ada kejahatan yang sempurna,” ujar Faidir.

Sebelumnya, Erdina yang bekerja sebagai pedagang cabai di pasar tradisional, MMTC, Pancing, Kecamatan Percut Seituan menjadi korban pembegalan saat melintas di jalan AR Hakim, Kecamatan Medan Denai, Jumat (1/5/2020) Medan, Sumatera Utara.




Korban berangkat kerja sekitar pukul 04.00 WIB, naik becak bermotor di depan rumahnya. Namun, setibanya di jalan AR Hakim, korban merasa tasnya ada yang menarik. Korban pun mempertahankan tasnya, sehingga keempat jarinya terputus.

 

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.

Polisi Kesulitan Tentukan TKP Pembegal Erdina Hingga Empat Jarinya Putus

Pos terkait

Tinggalkan Balasan