Paksa Bodyguard Batalkan Puasa, Polisi Sudah Bekuk 4 Tersangka

  • Whatsapp
bodyguard
Para tersangka di gelandang di kantor polisi

digtara.com – Polisi menangkap 4 orang tersangka yang memaksa petugas keamanan pribadi atau bodyguard membatalkan puasa di Kondominium One, Kuala Lumpur, Malaysia. Keempatnya sudah ditahan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Keempat orang itu kerja bersama. Satu orang di antaranya adalah majikan yang menyewa jasa mereka. Satu lagi bos perusahaan penyedia bodyguard dan 2 lainnya turut membantu melakukan penyiksaan hingga menodongkan pistol.

Para tersangka berusia antara 38 tahun hingga 46 tahun.

Muat Lebih

Hakim Solehah Noratikah Ismail di Malaysia mengizinkan permohonan polisi untuk menahan semua tersangka. Hal itu dilansir Sinar Harian.

Perhimpunan Muslim PPIM menganggap kasus ini sebagai sesuatu yang serius. Sebab, dikhawatirkan bisa menjadi penyebab kerusuhan rasial.

Kepala PPIM Datuk Nadzim Johan mengecam keras majikan yang bertindak di luar batas itu, lantaran dinilai menghina Islam. Mereka mendesak agar segera dilakukan tindakan tegas terhadap pengusaha tersebut.

Baca: Karyawan Dianiaya karena Berpuasa, Majikan: Yang Gaji Kamu Aku atau Tuhanmu?

“Saya berharap ini yang terakhir, karena kami menerima keluhan dari teman-teman kami di bawah sana, yang di lapangan cukup marah dan ada (beberapa dari mereka) yang ingin menyerang, ini sangat buruk jika itu terjadi.”

Apalagi, sang majikan atau pelaku belakangan mengaku dekat dengan seorang jenderal polisi di sana. Kata Nadzim, ini bisa menimbulkan persepsi bahwa namanya disalahgunakan untuk tujuan mengintimidasi masyarakat.

Kronologi Kejadian

Kapolsek Dang Wangi Asisten Komisaris Mohamad Zainal Abdullah mengatakan, peristiwa tersebut diduga terjadi sekira pukul 10.00 waktu setempat di sebuah Kondominium One KL, Jalan Pinang Kuala Lumpur, Malaysia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan