Niatnya Bercanda, Senjata Anggota Polres Sumba Barat Meletus Tewaskan Warga

Sabtu, 07 Januari 2023 15:39
int
Ilustrasi.

digtara.com – Kasus penembakan oleh anggota Polri yang menewaskan warga sipil kembali terjadi di wilayah hukum Polda NTT.

Kali ini, seorang warga di Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, NTT tewas tertembak senjata milik anggota Polres Sumba Barat pada Sabtu (7/1/2023) subuh.

Awalnya, anggota Polres Sumba Barat Briptu ER hendak bercanda mengarahkan senjata api ke perut Ferdinandus Lango Bili (27) warga Wilayah Baku, Kelurahan Wolabaku, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat.

Namun senjata justru meletus menembus perut korban.

Baca: Menlu RI-Kapolda NTT Cek Kesiapan Golomori-Manggarai Barat, Lokasi Wisata Baru Yang Bakal Jadi Tempat KTT ASEAN

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawa nya tidak tertolong dan meninggal dunia.

Kapolda NTT, Irjen Pol Drs Johni Asadoma, MHum yang dikonfirmasi Sabtu (7/1/2023) membenarkan peristiwa tersebut.

“Iya, benar kejadiannya dan sudah ditangani Polres Sumba Barat,” ujar Kapolda NTT.

Baca: NTT Masih Zona Hijau PMK, ini Cara Pengawasan oleh Balai Karantina Pertanian Kupang

Penembakan ini terjadi di rumah Januar Maulogo Ratu di Jalan Ahmad Yani, belakang gereja GKS Letemalauna, Kelurahan Wailiang, Kecamatan Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat.

Diperoleh informasi kalau pada Jumat (6/1/2023) malam, Briptu ER (26) dan rekan anggota polisi, Briptu Brian YK (26) berkunjung ke rumah Januar Maulogo Ratu Jaga alias Feki (29) di belakang GKS Letemalauna, Kelurahan Wailiang, Kecamatan Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat.

Mereka menghadiri acara ulang tahun di rumah Feki.

Saat itu ada pula korban Ferdinandus Lango Bili bersama rekannya yang lain Wahyu Gamiliel Eltari Raja (26), Yeheskiel Wala (24) dan Steven Leonardo Saputra Ngili (16).

Laman: 1 2 3

Berita Terkait