Minum Obat Kuat, Duda Paruh Baya Tewas di Kamar Hotel

  • Whatsapp
Kamar Hotel
ilustrasi

digtara.com – Seorang duda berinisial YY (51) harus meregang nyawa di sebuah kamar hotel di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Di dekatnya, Polisi menemukan sejenis pil obat kuat.

Informasinya, YY masuk kamar hotel pada Kamis (25/2) sekira pukul 15.00 WIB. Ia datang ke hotel bersama seorang perempuan berinisial TI (46). Lalu, sekira pukul 17.30 WIB, YY mengeluh kesakitan.

Tiba-tiba dia mengeluh sakit di dadanya dan berkeringat. Lalu mulutnya mengeluarkan busa mulutnya.
“Kemudian ndak lama dia pingsan,” ujar Kapolsek Menteng Kompol Iver Son Manossoh Jumat, (26/2).

Muat Lebih

TI yang melihat kejadian itu lantas memanggil dua orang karyawan hotel. YY pun dibawa ke rumah sakit.

Di rumah sakit dinyatakan bahwa dia sudah tidak bernyawa.

“Untuk mengetahui masa kematian hanya dokter yang bisa (menyimpulkan). Apakah di kamar (hotel), apakah di perjalanan, atau beberapa saat tiba di rumah sakit. Hanya dokter forensik yang bisa menganalisis masa kematian,” ucap Iver.

Polisi telah memeriksa TI dan dua orang karyawan hotel yang sempat melakukan pertolongan ke YY. Selain itu, ditemukan juga beberapa pil obat sejenis obat kuat.

“Kita juga menemukan beberapa pil di situ, obat-obatan. Apakah ada serangan jantung karena obat kuat, nah kan harus kita cek juga kan. Jangan sampai nanti kulitnya aja obat kuat isinya bukan,” kata Iver.

Dugaan sementara korban YY mengalami serangan jantung. Dia berujar, jenazah YY masih dalam pemeriksaan, begitu pula dengan obat-obatan yang ditemukan di kamar hotel.

“Tadi subuh dibedah mayat, kemudian kita tunggu hasilnya. Apakah dia overdosis, apakah apa. Tapi dari ciri-ciri visual ini ada kesamaan dengan orang-orang yang meninggal serangan jantung, keringat, berbusa mulutnya,” pungkas Iver. (detik)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan