Mabuk dan Tikam Warga, Pelaku Babak Belur Dihajar Massa

  • Whatsapp
Mabuk dan Tikam Warga, Pelaku Babak Belur Dihajar Massa
Pelaku penikaman saat diamankan dan dievakuasi mobil polisi. (digtara.com/imanuel lodja)

digtara.com – Konsumsi minuman beralkohol berujung pada tindakan pidana terjadi di wilayah pantai warna Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, NTT, Minggu (29/11/2020) subuh sekitar pukul 02.30 wita.

Seorang pemuda pengunjung lokasi wisata pantai warna Oesapa ditikam seorang pemuda yang mabuk minuman beralkohol.

Namun nahas bagi sang pelaku, ia pun babak belur dihajar massa di sekitar lokasi kejadian.

Muat Lebih

Teridentifikaai korban bernama Wiliam Frist Fanggidae (19), warga yang tinggal di belakang kantor pegadaian Oesapa, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Ia mengalami luka robek ditikam oleh Ruben Riwu Alias Ben alias Ruba Leo, warga Labat, Kelurahan Bakunase II, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang.

Pelaku yang menenggak minuman beralkohol sudah mulai mabuk dan tidak terkontrol. Ia membuat keributan bahkan menghadang rekan korban yang sedang bersepeda motor.

Baca: Alasan Keamanan, Tersangka Pembunuh Tetangga Dipindahkan ke Polres Kupang

Korban tidak terima saat melihat pelaku langsung meloncat ke sepeda motor yang dikendarai Ega (rekan korban). Korban pun menegur pelaku.

Pelaku tersinggung dan marah sehingga ia langsung turun dari atas sepeda motor tersebut dan menikam korban di bagian rusuk sebelah kiri.

Usai ditikam dan terluka, korban langsung lari ke arah pohon tuak (lontar) dan berteriak meminta tolong kepada warga sekitar lokasi kejadian.

Baca: Sakit Hati, Petani di Kupang Dianiaya Tetangga Hingga Tewas

Pelaku dihajar massa

Mendengarkan teriakan korban, warga sekitar lokasi kejadian langsung mengamankan korban dan dibawa ke rumah sakit SK Lerik Kota Kupang untuk mendapat pertolongan medis.

Ia mendapat sejumlah jahitan pada luka di tulang rusuk nya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan