Kesaksian Mama Yosepa Warga Asli Kiwirok soal KKB Lamek Taplo, “Mereka Bakar Rumah dan Pukuli Orang”

Jumat, 24 September 2021 12:27
kabarpapua
Mama Yosepa Taplo bersama ibu Guru Rospiani Purba dievakuasi TNI ke Jayapura karena trauma kekejaman KKB di Kiwirok

digtara.com – “Saya ini orang asli sana, sa lihat kelakuan OPM (KKB) itu kejam, bakar rumah-rumah dan pukuli orang-orang,” kata Mama Yosepa dengan nada terbata-bata menceritakan tragedi di distrik Kiwirok.

Mama Yosepa Taplo, 50 tahun, merupakan warga asli Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Ia menjadi saksi kekejaman Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Ngalum Kupel Pimpinan Lamek Taplo, pada 13 September 2021 lalu.

Mama Yosepa tak menyangka suasana Kiwirok yang selama ini damai berubah drastis menjadi mencekam. Rumah warga, fasilitas kesehatan hingga sekolah dibakar habis.

Ia sedih, kampung halamannya tak nyaman dihuni karena ulah KKB.

Mama Yosepa bercerita awal mula aksi kelompok bersenjata di Kiwirok. Seperti biasa, ia menemani Rospiani Purba, guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang telah lama bertugas di Distrik Kiwrok saat bekerja di rumah.

“Saya biasa menemani ibu guru Rospiani kerja di rumahnya, karena ibu Rospiani memiliki kios di rumahnya Kompleks SMP Kiwirok dan juga kerja membantu TNI membersihkan Pos Satgas Pampas Kiwirok,” tutur Mama Yosepa, melansir kabarpapua.com, Jumat (24/9/2021).

Tak lama kemudian, Mama Yosepa, Ibu Guru Rospiani dan keponakan Ibu Guru Rospiani yang berada di dalam rumah dikejutkan dengan sekolah yang telah di depan rumah dibakar. Mama Yosepa sempat panik melihat api yang melahap sekolah.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait