Kasus Pembunuhan Astri dan Lael Melebar, Perwira Polri Polisikan Mantan Anggota Polri

Senin, 20 Desember 2021 19:29
Ipda Rudy Soik, SH (kemeja putih) saat membuat laporan polisi di SPKT Polda NTT

digtara.comKasus pembunuhan ibu dan anak, Astri Manafe dan Lael di Kota Kupang, NTT makin melebar.

Sejumlah anggota polisi menggunakan media sosial facebook untuk perang opini.

Buntut dari semua itu, ada anggota Polri aktif dan mantan anggota polisi mulai membawa perang opini di media sosial ke ranah hukum.

Baca: Diperiksa Sejak Siang, Polisi Dalami Pengakuan RB, Pacar Sekaligus Pembunuh Astri dan Lael

Ipda Rudy Soik, SH, anggota Direktorat Reskrimsus Polda NTT mengadukan Ipda BS, mantan anggota polisi ke SPKT Polda NTT, Senin (20/12/2021).

Rudy Soik melaporkan BS karena diduga mencemarkan nama baiknya di media sosial.

Baca: Diperiksa Sejak Siang, Polisi Dalami Pengakuan RB, Pacar Sekaligus Pembunuh Astri dan Lael

Rudy melaporkan BS sekitar pukul 13.20 Wita didampingi pengacara, Bernard Anin serta perwakilan keluarganya.

Kepada wartawan di Mapolda NTT, Rudy Soik mengaku kalau ia harus melaporkan BS karena sudah mencemarkan nama baiknya di media sosial, terkait kasus pembunuhan ibu dan anak di Kupang yang saat ini sedang ditangani penyidik Ditreskrimum Polda NTT.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait