Kasus Gadis Remaja Diperkosa Ayah Tiri di Asahan Masuk Pasal KDRT

  • Whatsapp
Ini Alasan Polisi Belum Tangkap Pelaku Pemerkosaan Anak Tiri
Polres Asahan.

digtara.com – Korban NR (18), yang diperkosa oleh ayah tirinya, HD (40), memberikan kesaksian bersama dengan teman lelakinya, LD (27), dan ibunya, NN (35), di Polres Asahan, Sumatera Utara (Sumut), Senin (3/8/2020). Kasus Gadis Remaja Diperkosa Ayah Tiri di Asahan Masuk Pasal KDRT

“Kemarin cuma memberikan kesaksian bang. Itu terkait pasal jadi pencabulan yang dipayungi UU kekerasan Dalam Rumah Tangga,” ujar LD melalui saluran telepon kepada digtara.com.

Lanjutnya, alasan dari pihak kepolisian memasukkannya ke dalam UU Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dikarenakan umur NR yang kini sudah di atas 17 tahun, meskipun saat kejadian pertama korban masih berusia 14 tahun.

Muat Lebih

Jika korban masih 17 tahun di bawah saat melaporkannya tentu dapat dipertimbangkan.

Oleh karena itu, pasal terkait pemerkosaan ataupun kekerasan seksual masih belum dapat dicantumkan.

Baca: Gadis Remaja Diperkosa Ayah Tiri Sejak SMP, Tak Berani Melawan karena Diancam

Proses

Adapun sampai saat ini kepolisian juga masih melakukan proses penyelidikan hingga gelar perkara.

Sebelumnya, peristiwa tragis itu dialami NR sejak berusia 14 tahun, tepatnya di 2016 hingga akhir 2019. Pemerkosaan yang dilancarkan HD pun dibarengi ancaman pembunuhan terhadap NN, ibu korban, serta pisau yang ditodongkan kepada NR.

Baca pengakuan korban:

Bertahun-tahun coba untuk menahan kisah memilukan, akhirnya cerita itu terbongkar tiga minggu lalu kepada keluarga korban hingga melaporkannya kepada kepolisian.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

1 Komentar